Breaking News:

Berita Gianyar

Gianyar Kehilangan Rp 85 Miliar Per Dua Bulan, Pendapatan Dari PHR dan Pajak Hiburan Terjun Bebas

Pajak Hotel dan Restoran  (PHR) dan Pajak Hiburan yang menjadi ujung tombak Pendapat Asli Daerah (PAD) Gianyar terjun bebas dampak pandemi covid-19.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Suasana melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring, Gianyar 

Kepala BPKAD Gianyar, Ngakan Ketut Jati Ambarsika mengantakan, dengan kondisi seperti ini, tentu pihaknya akan mencari terobosan dalam memperbaiki kondisi ini.

Sebab banyak belanja wajib yang harus dipenuhi.

"Selalu cari terobosan baru sesuai kondisi, karena pemerintahan ini gak boleh berhenti, karena banyak belanja wajib yang harus kita penuhi," ujarnya via WhatsApp.

"Kalau pasrah (menerimanya begitu aja) bukan pemerintah namanya," imbuhnya. Namun apa salah satu terobosan yang dilakukan pihaknya, ia belum memberikan jawaban.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra sebelumnya mengungkapkan, selama pandemi covid-19 ini, pendapatan Pemkab Gianyar menurun drastis.

Baca juga: Pemerintah Bakal Pungut Pajak untuk Penjualan Pulsa hingga Token Listrik Mulai 1 Februari 2021

Pada triwulan pertama 2020 (Januari, Februari dan Maret), pendapatan Gianyar sudah masuk Rp 543 miliar.

Namun setelah itu hingga saat ini tidak sampai menyentuh Rp 30 miliar. 

"Sampai mau habis februari ini baru Rp 20 miliar kita dapat. Untuk bayar pegawai, mungkin kekuatan kita sampai September 2021," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved