Breaking News:

Berita Badung

Hingga Awal Maret 2021, Pencairan TPP Bagi ASN di Badung Belum Jelas, Begini Penjelasan Pemkab

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung hingga saat ini belum jelas

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Hingga Awal Maret 2021, Pencairan TPP Bagi ASN di Badung Belum Jelas, Begini Penjelasan Pemkab
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung, Luh Suryaniti

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Badung hingga saat ini belum jelas.

Bahkan TPP itu belum bisa dipastikan apakah akan dicairkan, dipotong, atau tidak diberikan sama sekali ditengah pandemi covid-19 ini.

Namun, kabar yang beredar TPP ASN akan dipotong untuk penanganan covid-19.

Bahkan beredar pesan berantai dari whatsapp bahwa TPP Statis 70 persen dihilangkan.

Baca juga: Seminggu Kedepan, Dinkes Badung Akan Selesaikan Vaksinasi Covid-19 Untuk 7 OPD, DPRD dan Awak Media

Namun yang dibayar yakni TPP Dinamis 30 persen, dimana 15 persen absensi serta 15 persen sebagai beban kerja.

Salah satu pegawai di lingkungan pemkab Badung mengakui dirinya menerima informasi tersebut.

Hanya saja dirinya tidak mau berkomentar banyak lantaran belum jelas kebenarannya.

" Informasi pemotongan TPP memang ada dari grup-grup whatsapp. Tapi saya belum berani memastikan," ujar pegawai yang tak mau disebutkan namanya Selasa 2 Maret 2021

Selain itu dirinya juga mengakui sampai sekarang TPP memang belum cair.

Jika dihitung TPP yang belum cair yakni hanya dua bulan saja, januari dan februari 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved