Breaking News:

Berita Denpasar

UPDATE: Penebas Gung Monjong di Cafe Jalan Danau Tempe Denpasar Dituntut 11 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Imam Arifin dengan pidana penjara selama 11 tahun.

Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Polsek Denpasar Selatan meringkus pelaku kasus penebasan/pembacokan di Jalan Danau Tempe, Sanur Kauh, Denpasar Selatan tepatnya di Kafe Jelita. Selasa (13/10/2020). Penebas Gung Monjong di Cafe Jalan Danau Tempe Denpasar Dituntut 11 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Imam Arifin dengan pidana penjara selama 11 tahun.

Imam Arifin dituntut pidana, karena dinilai bersalah melakukan penebasan terhadap korban I Gusti Made Suarjana alias Gung Monjong di sebuah cafe di Jalan Danau Tempe, Sanur, Denpasar.

Akibat penebasan yang dilakukan oleh terdakwa, nyawa Gung Monjong tidak bisa diselamatkan saat dirawat.

Surat tuntutan dibacakan JPU Sofyan Heru dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa 2 Maret 2021.

Baca juga: Penebas Gung Monjong di Danau Tempe Diadili, Dikenakan Dakwaan Berlapis, Arifin Ajukan Keberatan

Atas tuntutan yang dilayangkan JPU, terdakwa didampingi tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis.

"Terima kasih, Yang Mulia. Kami akan mengajukan pledoi tertulis. Mohon waktu satu minggu," pinta Dewi Maria Wulandari selaku anggota penasihat hukum.

Sementara itu, JPU Sofyan Heru dalam surat tuntutan menyatakan, bahwa terdakwa kelahiran, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, 3 September 1986 ini dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain.

Sebagaimana dakwaan subsidair, Imam Arifin dijerat Pasal Pasal 338 KUHP.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Imam Arifin dengan pidana penjara selama 11 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan, dengan perintah agar terdakwa tetap berada dalam tahanan," tegasnya di persidangan yang dipimpinan Hakim Ketua IGN Putra Atmaja.

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, peristiwa berdarah itu terjadi berawal ketika korban I Gusti Made Suarjana alias Gung Monjong datang ke Kafe Jelita, Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan, Sabtu, 10 Oktober 2020 sekira pukul 23.30 Wita.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved