Breaking News:

Berita Tabanan

10 Tahun Jadi Tenaga Kontrak di Tabanan Bali, Suardana Sumringah Terima SK PPPK

Made Suardana (57) warga asal Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, tampak sumringah saat menunjukan SK pengangkatannya di areal depan Kanto

Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Dewa Made Suardana (57) warga asal Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, saat menunjukan SK pengangkatannya di areal depan Kantor BKPSDM Tabanan, Rabu 3 Maret sore. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - I Dewa Made Suardana (57) warga asal Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, tampak sumringah saat menunjukan SK pengangkatannya di areal depan Kantor BKPSDM Tabanan, Rabu 3 Maret sore.

Ia merupakan satu diantara 100 orang yang lulus dan penerima SK menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak kerja (PPPK) yang sudah dilaksanakan pada tahun 2019.

Setidaknya ia sudah 10 tahun menjadi tenaga penyuluh pertanian berstatus kontrak.

Suardana menuturkan, hal yang paling dinanti selama dua tahun ini adalah penerimaan SK.

Ia merasa sangat bahagia karena tak lagi was-was pekerjaannya akan terputus mengingat ia sebagai tenaga kontrak.

Dengan diangkatnya sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak kerja (PPPK) ia sangat bersyukur karena selain menerima upah lebih layak, statusnya juga sudah pasti meskipun tak mendapatkan jaminan pensiun nantinya. 

Baca juga: CPNS 2021: Pemerintah Pusat Perlu 83.000 CPNS dan PPPK Tahun Ini

Baca juga: Ini Persyaratan, Tahap Seleksi Hingga Besaran Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)

"Saya jadi penyuluh pertanian sejak 2009 lalu dan astungkara lulus tahun 2019 lalu. Dan hari ini baru menerima SK PPPK ini, saya sangat bahagia sekali karena sudah diakui sebagai tenaga PPPK," ucap Suardana sembari menunjukkan SKnya, Rabu 3 Maret 2021. 

Pria yang masuk di golongan 9 ini melanjutkan, dengan kondisi saat ini pemerintah diharapkan agar tetap memperjuangkan formasi PPPK ini untuk pegawai kontrak di Tabanan.

Sebab, ketika statusnya sudah menjadi PPPK ini banyak perbedaan seperti pendapatan dan statusnya.

Namun jika dari tupoksi tetap seperti biasa.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved