Cholil Nafis Nilai Pencabutan Perpres Miras Selamatkan Bangsa dari Generasi Jongkok Karena Mabuk

Menurutnya hal ini adalah sikap pemerintah yang legowo menerima aspirasi masyarakat.

Net
Ilustrasi mabuk 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Keputusan Presiden Jokowi untuk mencabut Perpres soal investasi minuman keras (miras) disambut baik beberapa kalangan. 

Salah satunya adalah Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah Cholil Nafis.

Cholil Nafis mengatakan, pencabutan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang di dalamnya berisikan investasi industri minuman keras (miras) adalah tepat.

Menurutnya hal ini adalah sikap pemerintah yang legowo menerima aspirasi masyarakat.

Selain itu ia berharap adanya pencabutan ini diikuti pelarangan yang luas sebab pihaknya khawatir bangsa Indonesia jadi generasi pemabuk. 

"Mudah-mudahan ditindak lanjuti dengan pelarangan semuanya, bagaimana peraturan yang bisa menyelamatkan bangsa ini, karena kita tidak ingin generasi kita ini menjadi generasi jongkok karena mabok," katanya usai pemberian vaksin Covid-19 di Kantor MUI Pusat Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 3 Maret 2021. 

Dikatakan pula oleh Cholilu dengan pencabutan Perpres tersebut berarti konsumsi miras akan tetap dilarang di Indonesia.

Ini dinilai penting mengingat semua demi masa depan bangsa.

Pasalnya, kata Cholil, bangsa Indonesia dibangun tidak hanya dari sumber daya alam saja melainkan sumber daya manusia yang kuat juga.

"Karena ini untuk masa depan Indonesia, di antara yang merusak (sumber daya manusia) adalah mabok-mabokan oleh karena itu kita konsen menolak dan minta dicabut, alhamdullilah," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran Peraturan Presiden terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol.

Hal itu disampaikan Presiden dalam Konferensi Pers Virtual yang disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, (2/3/2021).

"Saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Presiden.

Aturan mengenai investasi miras diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Aturan tersebut menuai protes dari sejumlah kalangan termasuk organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam.

Keputusan tersebut, kata Jokowi diambil setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama dan Ormas Islam.

Baik itu ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya.

"Serta tokoh-tokoh agama yang lain dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perpres Investasi Miras Dicabut, Cholil Nafis: Menyelamatkan Bangsa dari Generasi Jongkok

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved