Breaking News:

Berita Denpasar

DLHK Denpasar Bali Kekurangan Alat Berat untuk Tangani Sampah, Saat Ini Hanya Miliki 2 Alat Berat

Denpasar kekurangan alat berat untuk melakukan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS).

DLHK Denpasar
Penanganan sampah di TPSS di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Denpasar kekurangan alat berat untuk melakukan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS).

Hal tersebut menjadi pemicu terlambatnya penanganan sampah, hingga menyebabkan sampah tersebut meluber.

Dari 13 TPSS yang ada di Denpasar, hanya memiliki dua alat berat untuk penanganan sampah.

Plt. Kepala Dinas DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Rabu 3 Maret 2021 mengatakan, selain jumlahnya terbatas, usia alat berat tersebut pun sudah lama.

“Alat ini juga perlu peremajaan, mengingat alat berat tersebut usianya terbilang sudah lama. Terakhir kali pengadaan alat dilakukan pada tahun 2013 dan 2015,” katanya.

Baca juga: Kondisi TPA Sente Overload, Baru Ada 15 Desa di Klungkung Bali Miliki Tempat Olah Sampah 

Baca juga: Peringatan Hari Peduli Sampah, Badung Raih Penghargaan Peringkat 4 Nasional Dalam Pengelolaan Sampah

Baca juga: Swakelola Sampah di Denpasar Dikritik, Dewan: Masak Desa Dikasi Sampah, Keuntungannya Diambil

Di tahun 2019, memang sempat diajukan untuk pengadaan tambahan, namun terkendala dana.

Sehingga, pihaknya pun memanfaatkan alat yang ada.

“Idealnya, di Denpasar itu ada 3 alat berat. Kalau sekarang, jika ada satu alat yang rusak, otomatis pengangkutan sampah menjadi tidak maksimal, apalagi seluruh TPSS harus dilayani,” katanya. 

Seperti permasalahan penanganan sampah yang tersendat di TPSS Jalan Pulau Seram, Banjar Pegok dan Monang Maning karena hanya satu alat berat saja yang beroperasi.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved