Breaking News:

Corona di Bali

Pemerintah Tunggak Pembayaran Hotel OTG, BPBD Bali: Astungkara Pembayaran Bisa Dijalankan Siang Ini

Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali mengadakan rapat dan diskusi tertutup dengan Tim BPBD Bali

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pertemuan IHGMA DPD Bali dengan BPBD Provinsi Bali membahas tunggakan pembayaran hotel OTG-GR di 15 hotel yang ada di Bali. istimewa kiriman IHGMA DPD Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali mengadakan rapat dan diskusi tertutup dengan Tim BPBD Bali terkait adanya tunggakan pembayaran hotel tempat karantina khusus untuk OTG (Orang Tanpa Gejala) dan GR (Gejala Ringan) yang melibatkan 15 hotel di Bali. 

Pertemuan diterima langsung hari ini oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, di Kantor BPBD Provinsi Bali.

Baca juga: Satgas Covid-19 Bangli Bali Tak Tahu Soal Tunggakan Pembayaran Sewa Hotel Karantina OTG

Baca juga: Tunggak Sewa Hotel, Hotel di Gianyar Ini Harapkan Pemerintah Bayar Tunggakan Tempat Karantina OTG

Baca juga: Uang Sewa Hotel Untuk OTG Covid-19 di Bali Capai Rp1,9 Miliar Belum Dibayar Pemerintah

Ketua IHGMA DPD Bali, Dr. Yoga Iswara bersama Komang Artana selaku Waka I dan Bagus Agung  Suddha selaku Kabid Bidang Hukum serta perwakilan hotel yang kebetulan adalah member IHGMA Bali, dalam kesempatan ini memfasilitasi pertemuan dengan Tim BPBD Provinsi Bali terkait dengan adanya tunggakan pembayaran biaya hotel yang digunakan sebagai tempat karantina OTG dan GR.

Yoga Iswara, dalam pertemuan ini menyampaikan dengan santun bahwa kondisi pariwisata kita di Bali memang sangat berat dan bahkan mati suri.

Sehingga kondisi sangat tergantung dari perputaran dana yang ada, dana tabungan hanya cukup untuk tiga bulan pertama, begitu juga dana hibah kurang lebih hanya bisa digunakan 3 bulan.

Sementara itu, dampak pandemi ini sudah mencapai satu tahun dengan pertumbuhan ekonomi Bali berkontraksi pada angka minus 9.21 persen, angka tersebut menggambarkan bagaimana berat kondisi pariwisata di Bali. 

Baca juga: Pemerintah Nunggak Uang Sewa Hotel Untuk OTG Rp1,9 Miliar, Manajemen SenS Hotel & Spa Ubud Mengeluh

"Kondisi ini tidak akan bisa dirasakan oleh kaum elite yang masih mendapatkan tunjangan gaji, sehingga dapat kami analogikan bahwa badai kita sama, namun perahu kita berbeda," ungkap Yoga Iswara, Kamis 4 Maret 2021.

Oleh karena itu tunggakan pembayaran akomodasi untuk karantina OTG-GR menambah sesak dan beban industri akomodasi tersebut. 

Yoga menambahkan agar pihak BPBD dapat berempati dan mengupayakan solusi yang terbaik untuk sahabat sahabat GM kami.  

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved