Breaking News:

Liga Italia

Inter Milan di Bawah Antonio Conte Dijagokan Juarai Scudetto Liga Italia, Ini Analisis Cassano

Penampilan ciamik Inter Milan di bawah besutan Antonio Conte yang konsisten di jalur Scudetto Liga Italia mendapat pujian Antonio Cassano.

Lars Baron / POOL / AFP
Pelatih kepala Inter Milan Italia Antonio Conte merayakan pertandingan semifinal Liga Eropa UEFA, Inter Milan v Shakhtar Donetsk pada 17 Agustus 2020 di Duesseldorf, Jerman barat. 

TRIBUN-BALI.COM – Penampilan ciamik Inter Milan di bawah besutan Antonio Conte yang konsisten di jalur Scudetto Liga Italia mendapat pujian Antonio Cassano.

Musim ini Inter Milan tampil apik dalam lanjutan Serie A Liga Italia di bawah pelatih Antonio Conte dan menjauhi rivalnya seperti AC Milan dan Juventus.

Meski diketahui Antonio Conte gagal membawa Inter Milan tampil apik di Liga Champions dan Coppa Italia musim ini.

Namun demikian, Antonio Cassano tetap punya pendapat berbeda terkait tersingkirnya Inter Milan di dua ajang bergengsi tersebut dan lebih maksimal pada laga Liga Italia.

Terbukti sejak tersingkir dari dua ajang tersebut, Inter Milan mampu bermain lebih konsisten dan penuh percaya diri di liga domestik.

Rentetan enam kemenangan beruntun menjadi bukti performa impresif Inter Milan di kompetisi Liga Italia.

Alhasil Inter Milan berhak menduduki posisi puncak klasemen sementara Liga Italia hingga pekan 25.

Inter Milan yang telah mencetak 65 gol musim ini duduk nyaman pada posisi teratas dengan perolehan 59 poin.

Raihan 18 kemenangan, 5 imbang, dan 2 kekalahan mewarnai perjalanan hebat Inter Milan dalam mengarungi musim ini.

Tim berjuluk Nerazzurri pun memiliki selisih sebesar 6 poin dari AC Milan selaku runner-up.

Baca juga: Penyebab Juventus Tampil Under Perform di Liga Italia, Faktor Ketergantungan Ronaldo dan Pemain Muda

Baca juga: Update Prediksi Inter Milan vs Atalanta, Misi Conte Meraih Kemenangan di Jalur Scudetto Liga Italia

Atas hal tersebut, Cassano menyebut Inter Milan mempunyai kans besar untuk memenangkan perburuan gelar scudetto musim ini.

"Inter Milan di Italia seperti tidak memiliki saingan, hanya saja tetap mereka masih bisa kehilangan scudetto," ungkap Cassano dilansir Tutto Mercato.

"Tapi mereka memiliki kesadaran, kekuatan, dan harus mempersiapkan satu pertandingan saja dalam seminggu,".

Antonio Cassano
Antonio Cassano (Dok istimewa)

"Itu adalah anugerah apalagi Antonio Conte telah melakukan pekerjaan yang hebat," tukasnya menambahkan.

Lebih lanjut, eks pemain AC Milan dan AS Roma tersebut menyebut di tangan Conte, takdir Inter Milan berada dalam genggamannya.

"Saya katakan bahwa jika saya harus mengkritiknya, saya akan mengkritiknya, saat ini di Inter Milan, dia penguasa takdirnya sendiri," tegas Cassano.

"Selamat untuk tim dan orang-orang seperti Alexis dan Eriksen yang akhirnya bisa memasukkan ide pelatih, dan inilah pahala besar bagi keduanya," tutupnya.

Ketika performa Inter Milan mampu melesat, justru AC Milan dan Juventus yang menjadi rival terdekatnya saat ini masih belum stabil performanya sejak pergantian tahun baru.

Sebagaimana misal AC Milan yang menjadi rival sejak awal musim terlihat sedang dalam kondisi tak baik-baik saja saat ini.

Sejak pergantian tahun baru, AC Milan tercatat hanya memenangkan enam laga saja dari 11 pertandingan yang dilakoni.

Bahkan, tim Rossoneri hanya mampu mendulang satu kemenangan dalam empat laga terakhirnya.

Permasalahan inkonsistensi yang mulai dihadapi AC Milan salah satunya akibat badai cedera yang menghantam Rossoneri.

Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku terlibat adu kepala dalam laga bertajuk Derbi Milan antara AC Milan vs Inter Milan di babak perempat final Coppa Italia 2020-2021, Selasa (26/1/2021).
Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku terlibat adu kepala dalam laga bertajuk Derbi Milan antara AC Milan vs Inter Milan di babak perempat final Coppa Italia 2020-2021, Selasa (26/1/2021). (TWITTER.COM/CLASSICSHIRTS)

Absennya beberapa pemain pilar mulai dari Ismael Bennacer, Zlatan Ibrahimovic, hingga Simon Kjaer membuat mereka gagal mempertahankan tren positif seperti awal musim.

Ditambah AC Milan masih berkompetisi dalam gelaran Liga Eropa, mereka harus pandai melakukan rotasi pemain.

Jika mereka tidak bisa menangani tim secara bijak dan baik maka AC Milan akan semakin tertinggal dari Inter Milan nantinya.

Baca juga: Hasil Liga Italia: Bawa Inter Milan ke Trek Juara, Conte Sosok Demokratis dan Puji Aksi Sanchez

Baca juga: Update Hasil Serie A dan Perburuan Scudetto Liga Italia: Inter Milan Terdepan, AC Milan Tertatih

Setali tiga uang dengan AC Milan, Juventus juga sempat mendapatkan hasil kurang memuaskan dalam sebulan terakhir.

Raihan dua kekalahan, dua kemenangan, dan satu hasil imbang mewarnai lima laga terakhir Bianconeri.

Kekalahan dari Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions secara tidak langsung juga menambah beban pikiran Andrea Pirlo selaku nahkoda tim.

Hal ini mengingat Pirlo seakan-akan menerima beban tak mudah untuk membawa timnya melaju sejauh mungkin di Liga Champions.

Hanya saja memang masalah cedera yang kerap silih berganti dialami pemain menjadi ujian Juventus dalam misinya mempertahankan gelar scudetto musim ini.

Jika Pirlo juga tidak bisa menangani hal itu secara bijak, mereka akan kesulitan mengejar perolehan poin Inter Milan selaku pemuncak klasemen lainnya.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puji Kinerja Hebat Conte, Cassano Optimis Inter Milan Menangkan Perburuan Scudetto

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved