Breaking News:

Berita Denpasar

Budaya Literasi Kunci Kemajuan Umat Hindu, Ari Dwipayana: Jangan Sampai Pintar Tapi Tak Kongruen

'Literasi Menuju Dharma Sadana', yang diadakan oleh Kampus (STAH DNJ) Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara. 

istimewa
Koordinator Staf Khusus Presiden RI, AAGN Ari Dwipayana, saat menjadi pembicara dalam kuliah umum secara daring dengan topik dari 'Literasi Menuju Dharma Sadana', yang diadakan oleh Kampus (STAH DNJ) Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara. 

Pada bagian akhir kuliah umumnya,  Ari Dwipayana menyampaikan, jangan hanya berhenti pada literasi saja.

Literasi harus menjadi Dharma Sadana untuk membangun peradaban. 

Kemampuan literasi harus diwujudkan dalam perubahan tatanan sosial agar lebih berbudaya dan beradab.  

Ari menekankan agar umat Hindu tidak semata-mata membentuk masyarakat yang kaya literasi tapi miskin etika.

Sehingga ukuran keberhasilan proses literasi harus mencakup terbentuknya good society.

 Masyarakat dengan kemanusiaan yang adil dan beradab.

 "Jangan sampai banyak yang pintar tapi tidak kongruen dengan membaiknya integritas dan etika sosial masyarakat," katanya. 

Selain Ari Dwipayana, kuliah umum ini juga menghadirkan pembicara dari Fakultas Ilmu Bahasa UI, I Made Suparta, yang membawakan materi terkait inovasi & kreativitas berbagi budaya Veda.

Kuliah umum yang berlangsung menarik ini, juga dihadiri Dirjen Binmas Hindu dan banyak tokoh hindu Nusantara, pimpinan perguruan tinggi hindu lainnya, seperti Rektor Institut Hindu Tampung Penyang Palangkaraya, perwakilan Universitas Hindu Sugriwa Denpasar – Bali, perwakilan PHDI, Perwakilan Pembimas Hindu, mahasiswa Hindu, baik kampus STAH DN Jakarta, maupun kampus Hindu luar Jakarta.

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved