Breaking News:

Berita Gianyar

Desa Taro Gianyar Sukses Kelola TPS3R, Raih Piagam Kalpataru hingga Diberi Truk Sampah oleh Bupati

Desa Taro, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali menjadi satu di antara segelintir desa yang sukses menghindari desanya dari pencemaran lingkungan

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Desa Taro di Gianyar dan Perbekel Taro, I Wayan Warka 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Desa Taro, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali menjadi satu di antara segelintir desa yang sukses menghindari desanya dari pencemaran lingkungan akibat sampah rumah tangga maupun sampah industri.

Di mana sampah-sampah itu dikelola di TPS3R seluas sekitar 24 are.

Sampah organik dijadikan pupuk, sampah non organik dijual ke pengepul dan dikelola menjadi benda bernilai ekonomis.

Sementara sampah residu dibuang ke TPA Temesi sebagaimana fungsi dari TPA tersebut.

Berbagai prestasi pun telah diraih desa yang dihuni 2.000an krama ini.

Mulai dari piagam Kalpataru 2018 dari Presiden Indonesia hingga juara harapan 1 wisata nusantara tingkat nasional pada tahun 2019.

Baca juga: Sempat Ditunda Setahun, PPBI Gianyar Akan Gelar Pameran Bonsai di Alun-Alun Gianyar

Baca juga: Luapan Air di Jimbaran Sudah Surut, Petugas Bersihkan Sampah Penyumbat Drainase

Baca juga: Sampah Bisa Jadi Saldo Tabungan di Desa Batununggul Klungkung

Karena keseriusannya mengelola sampah, mereka juga mendapatkan satu unit truk sampah dari Bupati Gianyar, Made Mahayastra, serta menjadi desa percontohan di Bali dalam bidang penanganan sampah.

Perbekel Taro, I Wayan Warka, Senin 8 Maret 2021 menjelaskan, prestasi tersebut tidak diterima dengan mudah.

Dibutuhkan kesadaran masyarakat, dan pihaknya selaku kepala desa harus mengeluarkan tenaga ekstra dalam menyadarkan masyarakat.

"Moto kami, malu membuang sampah ke desa lain (TPA Temesi)," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved