Breaking News:

Berita Bali

Dibekuk Saat Bawa Sabu di Penginapan Kuta Bali, Sukandi Mohon Dihukum Ringan

Terdakwa Sukandi (34) didampingi tim penasihat hukumnya telah mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

Tribun Bali/Putu Candra
Luh Putu Rina Laksmita bersama rekannya dari PBH Peradi Denpasar saat mendampingi terdakwa Sukandi menjalani sidang dari di PN Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Sukandi (34) didampingi tim penasihat hukumnya telah mengajukan pembelaan (pledoi) tertulis.

Dalam sidang yang digelar daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, terdakwa memohon kepada majelis hakim agar dijatuhi hukuman ringan.

Pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat, 13 Nopember 1986 ini meminta hukuman ringan, setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana delapan tahun penjara.

Sukandi sendiri dibekuk petugas kepolisian di sebuah penginapan seputaran Seminyak, Kuta, Badung, Bali.

Baca juga: Edarkan Paket Sabu yang Dicor Semen, Wili Akui Sudah Menempel di 50 Lokasi di Denpasar dan Badung

Ketika digeledah, ditemukan beberapa paket sabu, timbangan elektrik serta alat isap sabu (bong).

"Pada intinya terdakwa memohon agar dijatuhi hukum seringan-ringannya.

Pertimbangannya, terdakwa telah menyesal, merasa bersalah dan mengakui terus terang perbuatannya," terang Luh Putu Rina Laksmita Putri selaku penasihat huhum terdakwa saat dikonfirmasi, Senin, 9 Maret 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar itu mengatakan, terhadap pembelaan yang diajukan, JPU langsung menanggapi, dan menegaskan tetap pada tuntutan yang diajukan.

"Jaksa tetap pada tuntutannya," ucap Rina.

Diberitakan sebelumnya, JPU menuntut Sukandi dengan pidana penjara selama delapan tahun, denda Rp 1 miliar subsidair dua bulan penjara.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved