Breaking News:

Berita Bali

Mohon Kerahayuan Jagad dan Krama Bali, Koster Sembahyang di 17 Pura Kawasan Besakih

Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan persembahyangan di 17 pura kawasan Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu 7 Maret 2021.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dokumentasi Pemprov Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan persembahyangan di 17 pura kawasan Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu 7 Maret 2021 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan persembahyangan di 17 pura kawasan Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu 7 Maret 2021.

Persembahyangan itu dilakukan guna memohon kerahayuan, keselamatan dan kesehatan jagad serta krama Bali.

"Saya melakukan persembahyangan ini untuk memohon tuntunan, sehingga kebijakan dan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat Bali dapat berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun masih berada dalam suasana pandemi Covid-19," kata Koster dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Senin 8 Maret 2021 pagi.

Baca juga: Gubernur Koster: Jepang Punya Sake, Kita Punya Kearifan Lokal Arak Bali yang Tidak Kalah

Baca juga: Gubernur Koster Berupaya Keras Tangani Pandemi Covid-19 Demi Perbaikan Citra Pariwisata Bali

Baca juga: Gubernur Bali Beri Apresiasi Program Vaksinasi Serentak, Koster: Tidak Perlu Takut untuk Divaksin

"Saya juga berdoa, memohon agar jagad dan krama Bali rahayu, selamat, sehat, nyaman, aman dan damai dalam menghadapi masa pandemi Covid-19," kata pria asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng itu.

Koster mengawali acara persembahyangan dari Pura Goa Raja, kemudian ke Pura Bangun Sakti, Pura Manik Mas, Pura Ulun Kulkul, Pura Kiduling Kreteg, Pura Dalem Puri.

Pura Hyang Aluh/ Prajapati, Pura Merajan Kanginan, Pura Basukian, Pura Penataran Agung, Pura Sunaring Jagat.

Pura Hyang Wisesa, Pura Ratu Bukit Kiwu Tengen, Pura Gelap, Pura Batu Madeg, Pura Peninjauan dan terakhir di Pura Pengubengan.

Baca juga: Koster Minta Serius Tangani Covid-19, Gubernur Bali Lantik Enam Kepala Daerah

Baca juga: Lewat Pertemuan Virtual, Gubernur Koster Resmikan Penggunaan Kain Endek Bali Setiap Hari Selasa

Baca juga: Sehari Jelang Penerapan SE Penggunaan Endek, Koster Mendadak Panggil Fraksi PDIP DPRD Bali

Saat itu Koster nampak didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, I Gede Darmawa; Penyarikan Agung Majelis Desa Adat (MDA) Bali, Ketut Sumarta; dan Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI), I Made Damriyasa

Persembahyangan yang dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun sejak pukul 08.00 WITA sampai 16.00 WITA itu juga diikuti oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana dan wakilnya I Wayan Artha Dipa.

Dalam kesempatan itu, Koster juga sempat meninjau kondisi air suci/tirta yang berada di sepanjang aliran sungai Pura Goa Raja, seperti Tirta Giri Kusuma, Tirta Pingit, Tirta Putra, Tirta Mediksa, Tirta Tunggang, dan Tirta Cemara Geseng.

Koster meminta kawasan air suci yang berada di sepanjang Goa Raja wajib untuk dilestarikan secara bersama-sama oleh masyarakat, tokoh, hingga pemerintah.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai dan Laut.

"Air merupakan sumber kehidupan, sehingga menjadi kebutuhan untuk kita semua, termasuk memiliki manfaat secara niskala atau upacara keagamaan Hindu di Bali, sehingga keberadaannya perlu kita lestarikan," ujar Koster.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved