Breaking News:

Berita Karangasem

TPID Karangasem Serukan Gerakan Gemar Menanam Bahan Pangan di Lahan Kosong dan Pekarangan Warga

Bertempat di Ruang Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem pada Senin 8 Maret 2021 berlangsung acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian

Istimewa
Pada Senin 8 Maret 2021 bertempat di Ruang Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem berlangsung acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karangasem 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bertempat di Ruang Wantilan Nawa Satya Kantor Bupati Karangasem pada Senin 8 Maret 2021 berlangsung acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karangasem.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karangasem, I Gede Dana, S.Pd., M.Si. dan Wakil Bupati Karangasem, Dr. I Wayan Artha Dipa, SH., MH., serta diikuti oleh seluruh anggota TPID Kabupaten Karangasem.

Dalam sambutannya, Bupati Karangasem, I Gede Dana, S.Pd., M.Si.  menyebut bahwa TPID Kabupaten Karangasem telah membentuk neraca pangan untuk menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta menjaga komunikasi yang efektif.

Sejalan dengan tugas dari TPID, kebijakan Pemkab Karangasem dalam lima tahun ke depan di bidang pertanian akan memprioritaskan kebijakan dan program pembangunan pangan dari hulu ke hilir yang berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai.

Baca juga: Rumah Milik Haeruman Ludes Terbakar, Damkar Karangasem Turunkan 5 Unit Mobil Pemadam

Dan guna mencapai target tersebut, adapun langkah-langkah yang akan ditempuh Pemkab Karangasem antara lain Melakukan penelitian dan pengembangan guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Lalu Memetakan potensi pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan

Memetakan dan mengembangkan potensi industri pengrajin arak tradisional, kemudian Program yang mendukung peningkatan kedaulatan pangan melalui kedaulatan beras, dan mengembangan pertanian taman gumi banten.

Langkah selanjutnya adalah Mendorong pemanfataan secara optimal tanah pekarangan, lahan kosong dan lahan tidak produktif untuk ditanami sayuran dan buah-buahan, Pengembangan untuk pelestarian tanaman langka dan

Mendorong program revitalisasi subak lestari atau subak abadi.

Halaman
123
Penulis: Karsiani Putri
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved