Breaking News:

Berita Denpasar

Edarkan Sabu dan Ekstasi Dalam Bungkus Permen di Denpasar, Andreas Dituntut Pidana Bui 11 Tahun

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini harus menerima kenyataan pahit, karena dinilai bersalah terlibat jaringan pengedar narkotik jenis sabu da

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. Artis film layar lebar Agung Saga ditangkap polisi karena narkoba 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Andreas Redityan (34) dituntut pidana penjara selama 11 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini harus menerima kenyataan pahit, karena dinilai bersalah terlibat jaringan pengedar narkotik jenis sabu dan ekstasi.

Surat tuntutan terhadap terdakwa itu, telah dibacakan JPU Ni Komang Swastini dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

"Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 11 tahun, dan denda sebesar Rp 1 miliar subsidair empat bulan penjara," jelas Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum terdakwa, Rabu, 10 Maret 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi ini menjelaskan, kliennya dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

Baca juga: Dibekuk Saat Bawa Sabu di Penginapan Kuta Bali, Sukandi Mohon Dihukum Ringan

Baca juga: Tukang Las Nyambi Edarkan Sabu di Denpasar Bali Menyesal, Hadi Suseno Minta Dihukum Ringan

Yakni melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik, sebagai pemilik 0,14 gram sabu dan 50 butir tablet ekstasi. 

Terhadap tuntutan JPU itu, tim penasihat hukum pun langsung mengajukan pembelaan.

"Kami menyampaikan pembelaan, pada intinya kami meminta keringanan hukuman. Dengan pertimbangan terdakwa mengakui terus terang perbuatannya, menyesali perbuatannya," papar Desi Purnani Adam.

Dibeberkan dalam dakwaan JPU, terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian dari Polresta Denpasar di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar Selatan, Senin, 16 Nopember 2020 sekira pukul 19.30 Wita. 

Saat itu, polisi berhasil menyita barang bukti narkotik berupa 1 plastik klip berisi sabu dan 1 plastik klip berisi 53 butir tablet MDMA atau ekstasi.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengetahui modus terdakwa dalam mendistribusikan narkotik.

Terdakwa awalnya mengambil paket narkotik itu di lokasi yang sudah ditentukan seorang bernama Fajar (DPO).

Setelah itu, terdakwa membungkus paket sabu dan ekstasi ke dalam bekas bungkusan permen untuk kemudian ditaruh atau ditempel kembali sesuai lokasi yang ditentukan Fajar.

Penulis: Putu Candra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved