Breaking News:

Status Jadi Laki-laki, Medali SEA Games Aprilia Manganang Terancam Dicabut, Begini Respon KOI

Aprilia Manganang telah meraih sejumlah prestasi saat membela timnas voli putri Indonesia, khususnya di ajang SEA Games.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pemain voli Indonesia Aprilia Manganang melepas smash ke tim voli Korea pada pertandingan babak perempatfinal bola voli putri Asian Games 2018 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 29 Agustus 2018. Tim voli Korea Selatan menang dan melanjutkan ke semifinal. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Status medali yang pernah diraih mantan atlet voli timnas putri Indonesia, Aprilia Manganang, dipertanyakan usai dirinya dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Aprilia Manganang telah meraih sejumlah prestasi saat membela timnas voli putri Indonesia, khususnya di ajang SEA Games.

Bersama timnas voli putri Indonesia, Aprilia sukses meraih medali perunggu pada SEA Games 2013 dan 2015 serta medali perak pada edisi 2017.

Namun, nasib medali Aprilia kini menjadi pertanyaan menyusul pengumuman dirinya yang dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Baca juga: Sosok dan Profil Aprilia Manganang, Pemain Voli Putri Kini Berstatus Laki-laki hingga Gabung TNI AD

Kepastian itu diumumkan Kepala Staf Angkata Darat (KSAD) TNI, Jenderal Andika Perkasa, dalam konferensi pers yang dihelat Selasa (9/3/2021).

Menurut Andika Perkasa, Aprilia Manganang yang juga merupakan prajurit TNI aktif dengan pangkat Sersan Dua (Serda) telah menjalani pemeriksaan medis sejak 3 Februari 2021.

Hasilnya, Aprilia Manganang dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Sebab, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Aprilia Manganang lebih memiliki organ tubuh laki-laki.

Tidak hanya itu, kadar hormon testosteron yang identik dengan laki-laki juga ditemukan lebih tinggi di tubuh Aprilia Manganang.

Andika Perkasa mengatakan, Aprilia Manganang mengalami hipospadia, suatu kelainan pada saluran kemih atau uretra dan penis.

Dikutip dari situs Departemen Urologi RSCM-FKUI, hipospadia merupakan kelainan bawaan yang umumnya dialami sejak lahir.

Halaman
12
Editor: Kambali
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved