Breaking News:

Nyepi 2021

Upacara Tawur Agung Kesanga di Klungkung Berkonsep Catur Lawa, Peserta Tetap Dibatasi Sesuai Prokes

Jumlah umat yang dilibatkan pun dibatasi hanya 50 orang. serangakian hari raya nyepi dimulai dengan melasti yang dilaksanakan, Rabu (10 Maret 2021).

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ritual Mapepada Wewalungan sehari sebelum Upacara Tawur Agung Kesanga di Klungkung tahun 2020 lalu. Upacara ini dilaksanakan serangkaian Hari Raya Nyepi yang dilaksanakan setiap tahun di Pusat Kota Semarapura. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pelaksanaan upacara Tawur Agung Kesanga serangkaian Hari Raya Nyepi tahun baru caka 1943 di Catus Pata Semarapura, akan dilaksanakan, Sabtu (13 Maret 2021).

Hanya saja karena masih dalam suasana pandemi, rangkaian upacara akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

Jumlah umat yang dilibatkan pun dibatasi hanya 50 orang. 

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, serangakian hari raya nyepi dimulai dengan melasti yang dilaksanakan, Rabu (10 Maret 2021).

Lalu dilanjutkan dengan ritual Mapepada Wewalungan, Jumat (12 Maret 2021) dan puncak upacara Tawur Agung Kesanga dilaksanakan di Catus Pata Semarapura, Sabtu (13 Maret 2021) atau sehari sebelum hari raya nyepi. 

Baca juga: Jelang Nyepi, Harga Cabai di Jembrana Melambung Hingga Rp 100 ribu, Bawang Merah Rp 35 Ribu

Baca juga: Sejumlah Prosesi Jelang Nyepi Dibatasi, Ketua PHDI Bangli Sebut Tanpa Ogoh-ogoh Tak Kurangi Makna

Baca juga: Nyepi 2021 Tinggal 5 Hari Lagi, Ketahui Pedoman dan Rangkaian Hari Raya Nyepi di Bali

"Karena masih dalam situasi pandemi, ada beberapa perbedaan yang dilakukan saat upacara. Namun tidak sampai merubah makna dari upacara ini," ungkap Panitia Upacara Tawur Agung Kesanga di Klungkung, Dewa Ketut Soma, Rabu (10 Maret 2021). 

Tidak hanya jumlah peserta yang terlibat upacara saja yang dibatasi, namun juga diharapkan tidak ada kerumunan warga saat nunas tirta tawur dan nasi tawur. 

"Nanti setiap desa diharapkan mengirimkan utusan ke lokasi upacara untuk menerima pembagian tirta dan nasi tawur," jelasnya. 

Selain itu, pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Kota Semarapura akan berkonsep catur lawa atau empat lawa.

Yakni Lawa Tengah, upacara dipusatkan di Catus Pata Kota Semarapura yang akan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Gria Aan, dan Ida Pedanda Gede Wayan Dharma dari Gria Wanasari, Sidemen. 

Lawa Kelod (selatan), upacara dilaksanakan di simpang Banjar Mergan (dekat pohon beringin) yang akan dipuput Ida Pedanda Gde Keramas Putra Keninten.

Lawa Kangin (timur), upacara akan dilaksanakan di Barat Tukad Unda yang akan dipuput Ida Pedanda Gede Wayahan Keniten.

Lalu Lawa Kauh (barat), upacara dilaksanakan di dekat Mapolres Klungkung, dipuput oleh Ida Dalem Surya Darma Sogata,  dan Lawa Kaja (Utara), upacara dilaksankan di dekat Banjar Bendul, dipuput oleh Ida Pedanda Gde Rai Pidada.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved