Berita Tabanan

DTW Tanah Lot Bersiap Jadi Kawasan Pariwisata Zona Hijau, Tahap Awal 50 Petugas Divaksinasi Covid-19

Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan kini tengah melakukan persiapan menjelang ditetapkan sebagai kawasan

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Salah satu contoh sarana cuci tangan yang tersedia di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis 11 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan kini tengah melakukan persiapan menjelang ditetapkan sebagai kawasan pariwisata zona hijau.

Persiapan yang dilakukan adalah seperti menyiapkan penerapan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan, menyiapkan masker, serta pengecekan suhu tubuh.

 Selain itu, DTW Tanah Lot juga sudah mengantongi sertifikat CHSE yakni Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), Environment (ramah lingkungan).

Menurut Plt Manager DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, persiapan untuk menyambut wisatawan mancanegara atau rencana DTW Tanah Lot sebagai kawasan pariwisata zona hijau sudah dilakulan sejak awal pandemi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: DTW Tanah Lot Direncanakan Dibuka pada Pembukaan Pariwisata Tahap II, Tak Ada Zona Merah di Tabanan

Protokol kesehatan yang dimaksud adalah seperti menyiapkan sarana cuci tangan, masker serta petugas yang mengawasi agar tidak terjadi kerumunan.

"Jika dari kita sudah persiapan protokol kesehatan dari awal termasuk untuk persiapan sebagai kawasan pariwisata zona hijau juga nanti," kata Sudiana, Kamis 11 Maret 2021.

Sudiana menjelaskan, hingga saat ini di objek wisata yang terkenal dengan view pantai dan Pura Luhur Tanah Lot ini sufah memiliki sedikitnya 16 tempat cuci tangan.

Kemudian juga menyiapkan masker untuk wisatawan, serta adanya petugas internal yang mengawasi agar tidak terjadi kerumunan.

Disinggung mengenai vaksinasi para petugas setempat, ia menyatakan seluruh karyawan yang berjumlah 100 orang lebih sudah didaftarkan ke Dinas Pariwisata Tabanan yang diteruskan ke Dinas Kesehatan Tabanan.

Hanya saja, untuk vaksinasi tahap pertama akan menyasar 50 orang yang realisasinya akan dilakukan pasca Hari Raya Nyepi 1943 ini.

"Petugas di sini sudah semua kita daftarkan, tapi setelah dikoordinasikan ke Dispar Tabanan kita akan dapat 50 orang untuk tahap awal. Sisanya nanti akan menyusul," ungkapnya.

Diharapkan, dalam waktu dekat semua petugas akan aegera mendapatkan vaksinasi untuk menyambut kawasan pariwisata zona hijau.

Kepala Dinas Pariwisata Tabanan, I Gede Sukanada mengatakan, hingga saat ini DTW Tanah Lot sudah tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hanya saja kedepannya, sesuai program kerja Kapolda Bali, pihak objek wisata tanah lot merupakan salah satu Daerah Tujuan Wisata diharapkan menjadi pariwisata zona hijau.

Baca juga: Jimmy Tak Takut Datang ke Bali, Wisawatan Tunggu Sunset Akhir Tahun 2020 di Tanah Lot

 Ada 4 Kabupaten yaitu Badung, Gianyar, Denpasar, dan Tabanan.

"Untuk di Tabanan itu di Tanah Lot. Pariwisata zona hijau adalah aktifitas pariwisata baik pelaku dan atraksi pariwisata itu harus menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, dukungan masyarakat baik Desa dinas maupun adat juga diperlukan," kata Sukanada saat dikonfirmasi.

Menurut mantan Camat Kerambitan ini melanjutkan, masyarakat diharapkan menjadi polisi bagi dirinya dan juga untuk para wisatawan.

Sehingga benar-benar akan dirasakan keamanan dan kenyamanannya.

Hal ini tentunya akan diharapkan membawa dampak positif akan kedatangan wisatawan.

"Mengingat Tabanan sudah mempersiapkan diri dan memberikan suatu keyakinan akan keamanan dan kenyamanan berwisata di sana," jelasnya.

Disinggung mengenai sertifikat CHSE dari Kemenparekraf, Dia menyatakan untuk di Tabanan sudah ada dua daerah tujuan wisata yang sudah mengantonginya. Adalah DTW Tanah Lot dan DTW Ulundanu Beratan.

"Sesuai informasi yang kami dapat ada dua DTW yang sudah mengantongi CHSE, karena prosesnya pihak merekalah yang mendaftarkan sendiri," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Tabanan, I Gede Susila mengatakan, untuk di  DTW Tanah Lot akan menjadi kawasan pariwisata zona hijau.

Untuk mendukung hal tersebut, seluruh masyarakat setempat yakni Desa Beraban, Kecamatan Kediri, akan diprioritaskan sebagai penerima vaksin.

Baca juga: Kunjungan ke Tanah Lot Tembus 7 Ribu Orang Dalam Dua Hari, DTW di Tabanan Masih Jadi Favorit Wisdom

"Kalau kita lihat, arahan Pak Gubernur yang pertama adalah Ubud, Nusa Dua dan Sanur. Selanjutnya, akan menyusul ke kita di Tabanan atau tahap II mungkin. Intinya dibuka secara bertahap nanti," kata Susila.

Mantan Kadis Pendidikan Tabanan ini melanjutkan, jika memang nanti kedatangan vaksin datang lebih awal, pihaknya akan sesegera mungkin melakukan vaksinasi.

"Nah karena vaksinasinya belum datang, kita sifatnya menunggu dulu. Jika memang sudah datang (vaksin), kita langsung lakukan vaksinasi itu," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved