Breaking News:

Anggota Polisi yang Meninggal saat Kawal Jokowi di Ubud Sempat Pingsan dan Dapat Perawatan

Sebelum meninggal dunia, anggota Polsek Ubud, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) sempat mendapatkan sejumlah pertolongan.

Surya
ilustrasi jenazah - Seorang polisi bernama Aiptu Anak Agung Gde Putra (54) meninggal dunia, Selasa 16 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebelum meninggal dunia, anggota Polsek Ubud, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) sempat mendapatkan sejumlah pertolongan.

Namun nyawanya tidak bisa tertolong. 

Berdasarkan informasi dihimpun, selama ini, korban memang bertugas di pospol Catus Pata, Simpang Puri Ubud.

Pada Selasa 16 Maret 2021, ia mendapat tugas pengamanan kedatangan Presiden RI, Joko Widodo.

Kesetiaan Anggota Polisi, Gugur saat Bertugas Demi Kawal dan Amankan Presiden di Ubud Bali

Bersama petugas lainnya, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pecalang, mendiang sejak pagi sudah melakukan pengamanan di kawasan tersebut.

Sekitar pukul 12.05 Wita, Presiden tiba di Puri Agung Ubud.

Saat presiden berada di dalam puri, para wartawan dan anggota kepolisian mencari tempat berteduh lantaran saat itu cuaca sangat panas. 

Namun tiba-tiba di depan Pos Polisi Catus Pata atau sebelah selatan pintu keluar Puri Ubud ada orang berlarian mendekati anggota yang jatuh pingsan, yang tak lain adalah Aiptu Anak Agung Gde Putra (54) pingsan.

Kronologi Meninggalnya Anggota Polisi Saat Kawal Presiden Jokowi di Ubud

Atas kejadian tersebut, Kasat Banops memanggil Tim Keslap. Tim Keslap kemudian mendatangi pasien di pospol Ubud 

Dari hasil pemeriksaan, tensi korban dinyatakan tidak terukur, nadi tidak teraba, mata medriasis kemudian dilakukan evakuasi ke RS Aricanti, Mas Ubud untuk diberikan penanganan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved