Breaking News:

Berita Gianyar

Kronologi Meninggalnya Anggota Polisi Saat Kawal Presiden Jokowi di Ubud

Sebelum meninggal dunia, anggota  Polsek Ubud, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) sempat mendapatkan sejumlah pertolongan.

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat mahasiswi ditemukan terkubur di belakang indekos di Bengkulu 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebelum meninggal dunia, anggota  Polsek Ubud, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) sempat mendapatkan sejumlah pertolongan.

Namun nyawanya tidak bisa tertolong. 

Berdasarkan informasi dihimpun, selama ini, korban memang bertugas di pospol Catus Pata, Simpang Puri Ubud .

Pada Selasa (16 Maret 2021), ia mendapat tugas pengamanan kedatangan Presiden RI, Joko Widodo.

Bersama petugas lainnya, mulai dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan pecalang, mendiang sejak pagi sudah melakukan pengamanan di kawasan tersebut.

Sekitar pukul 12.05 Wita, Presiden tiba di Puri Agung Ubud.

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Polisi Meninggal Akibat Serangan Jantung Saat Kawal Presiden Jokowi di Ubud

Baca juga: Meskipun Batal ke Klungkung, Bupati Suwirta Akan Minta Jokowi Berkunjung ke Nusa Penida Bulan Juni

Baca juga: Presiden Jokowi: Jika Covid-19 Melandai, Kita Buka Pariwisata Bali

Saat presiden berada di dalam puri, para wartawan dan anggota kepolisian mencari tempat berteduh lantaran saat itu cuaca sangat panas. 

Namun tiba-tiba di depan Pos Polisi Catus Pata atau sebelah selatan pintu keluar Puri Ubud ada orang berlarian mendekati anggota yang jatuh pingsan, yang tak lain adalah Agung Gede Putra pingsan.

Atas kejadian tersebut, Kasat Banops memanggil Tim Keslap.

Tim Keslap kemudian mendatangi pasien di pospol Ubud.

Dari hasil pemeriksaaan,  tensi korban dinyatakan tidak  terukur, nadi tidak teraba, mata medriasis kemudian dilakukan evakuasi ke RS Aricanti, Mas Ubud  untuk  diberikan penanganan.

Namun sekitar pukul 12.40 Wita, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Disebutkan, selama ini korban memiliki riwayat jantung dan selama ini rutin kontrol di RS Bhayangkara Denpasar.

Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana membenarkan hal tersebut. “Beliaunya memang bertugas di sana Subsektor Catus Pata Simpang Puri Ubud, beliu diduga kena serangan jantung,” ujar Kapolres. (*)

Ikuti berita Jokowi di Bali

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved