Breaking News:

Berita Bangli

Lapangan Kapten Mudita Kembali Dibuka, Suryadarma: Pertandingan Sepak Bola Masih Kita Izinkan

Setelah sempat ditutup selama enam pekan lebih, Lapangan Kapten Mudita kini telah dibuka kembali.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Fredey Mercury
Kepala Satpol PP dan Damkar Bangli, Dewa Agung Suryadarma 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Setelah sempat ditutup selama enam pekan lebih, Lapangan Kapten Mudita kini telah dibuka kembali.

Fasilitas umum yang merupakan sarana olahraga itupun, kini bisa kembali dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kepala Satpol PP dan Damkar Bangli, Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan, pembukaan Lapangan Kapten Mudita berdasarkan hasil kesepakatan rapat koordinasi di Provinsi Bali.

Namun dengan dibukanya Lapangan Kapten Mudita, pihaknya tetap diimbau agar pelaksanaan pengawasan protokol kesehatan semakin diperketat.

“Kita setiap hari ada yang jaga prokesnya mulai dari jam 09.00 wita. Kalau untuk di Kota Bangli pelaksanaan pengawasan dilakukan setiap hari. Sedangkan pelaksanaan pengawasan khusus di lapangan, tidak kami lakukan karena pemanfaatan lapangan biasanya hanya pagi dan sore hari saja,” jelasnya.

Baca juga: Lapangan Puputan Klungkung Bali Berganti Nama Menjadi Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe

Baca juga: Tribun Lapangan Dangin Carik Nyaris Ambruk, Pemerintah Tabanan Bali Belum Pastikan Perbaikan

Baca juga: Kapal Tanker Sepanjang 2,5 Kali Lapangan Sepakbola Milik Koruptor PT Asabri Disita Kejagung

Suyadarma mengatakan untuk fasilitas umum hanya lapangan Kapten Mudita saja yang saat itu ditutup. Sedangkan pasar, maupun tempat rekreasi tidak ada penutupan.

Sedangkan disinggung pemanfaatan lapangan untuk acara-acara tertentu, Suryadarma mengatakan tergantung izin dari Polres Bangli ataupun tim satgas lainnya.

“Mungkin kalau event-event seperti konser, belum diizinkan. Sedangkan pemanfaatan lapangan untuk aktifias olahraga masih kita izinkan. Misalnya pertandingan sepak bola. Namun tetap diperhatikan protokol kesehatan, bagi orang yang menunggu,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau pada masyarakat yang memanfaatkan Lapangan Kapten Mudita agar tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Sehingga pihaknya mampu mendukung harapan pemerintah, untuk menjadikan Bali sebagai zona hijau yang siap dikunjungi sebagai destinasi wisata.

“Tentunya dibuktikan dengan tingkat kasus perkemabangan covid-19 di Bangli. Memang beberapa waktu lalu sempat terjadi peningkatan kasus di Bangli karena gencarnya tracing kontak erat yang dilakukan oleh Puskesmas. Oleh sebab itu kemungkinan peningkatan kasus juga tinggi. Tetapi harapan kita, ketika seluruh kasus baru itu sudah tertangani, penurunan kasus juga semakin cepat serta dalam jangka waktu yang lama, tidak ada peningkatan kasus lagi,” tandasnya.

Terpisah, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengungkapkan berdasarkan update data sebaran covid-19 tanggal 16 Maret 2021, diketahui terdapat penambahan sebanyak tiga kasus baru.

Di mana dua orang diantaranya berasal dari Desa Abuan, Kecamatan Susut dan seorang berasal dari Desa Manikliyu, Kecamatan Kintamani.

“Dengan penambahan kasus tersebut, saat ini secara akumulatif jumlah kasus covid-19 di Bangli tercatat sebanyak 1952 kasus. Yang mana dari jumlah tersebut, diketahui 85 orang masih dalam perawatan, 1795 orang dinyatakan sembuh, dan 72 orang meninggal dunia,” tandasnya.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved