Menparekraf Sandiaga Berkantor di Bali

Tren Digital Nomad, Sandiaga Uno Dorong Long Term Visa Bagi Wisatawan Mancanegara

Pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf)

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf saat meninjau pembangunan Zenith Hotel di Seminyak yang mangkrak dampak pandemi Covid-19 - Tren Digital Nomad, Sandiaga Uno Dorong Long Term Visa Bagi Wisatawan Mancanegara 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), termasuk bisnis properti di sejumlah kawasan strategis Bali.

Tidak adanya kunjungan wisatawan membuat bisnis penginapan seperti hotel maupun house guest gulung tikar, begitu juga dengan mangkraknya pembangunan penginapan.

Fenomena yang terjadi selama setahun belakangan itu mendapat perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurut Sandiaga Uno, seiring dengan pembukaan kembali Pulau Dewata dalam menerima kunjungan wisman lewat konsep travel bubble, program staycation pun harus direalisasikan.

Baca juga: Sandiaga Uno Pantau Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Pelaku Parekraf di Bali

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Akan Hadirkan Pusat Vaksinasi di Seluruh Desa Wisata yang Ada di Bali

Baca juga: Kapolri Izinkan Gelar “Event” Musik, MICE, dan Olahraga, Sandiaga: Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi

Sehingga geliat bisnis properti di Bali dapat segera kembali pulih seperti sedia kala.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga Uno disela meninjau pembangunan Zenith Hotel yang mangkrak akibat dampak pandemi di Seminyak, Badung, Bali, Selasa 16 Maret 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan, tren digital nomad atau seseorang yang bekerja tanpa terikat oleh waktu dan tempat kini tengah marak di seluruh dunia.

Pandemi Covid-19, katanya, mengubah gaya hidup masyarakat yang semula harus bekerja di kantor menjadi bebas, tanpa terbatas ruang dan waktu.

Tren tersebut dinilai Sandiaga Uno sangat mungkin diterapkan di Bali.

Mengingat Bali yang memiliki keindahan alam dilengkapi dengan infrastruktur telekomunikasi mumpuni.

"Kita lihat trennya ini adalah digital nomad-staycation. Jadi kalau bekerja di Bali dan tidak terlalu jauh dari pantai, ini akan sangat menjadi daya tarik, apalagi dengan cuaca yang bagus, budaya yang sangat indah dan masyarakat yang sangat ramah," ungkap Sandiaga Uno.

" Bali menawarkan gaya hidup yang sehat, juga propertinya dalam kondisi yang baik dan tentunya kulinernya semakin terjangkau. Ini adalah afirmasi bahwa Bali segera bergerak dan bangkit kembali," sambungnya.

Merujuk hal tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan pihaknya bersama Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Republik Indonesia tengah merumuskan long term visa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved