Breaking News:

Sponsored Content

Buka PPRG, Wabup Jembrana Patriana Minta OPD Manfaatkan Anggaran yang Responsif Gender

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, membuka sekaligus memberikan sambutan pada acara PPRG

Istimewa
Sambutan Wabup Patriana alias Ipat, Rabu 17 Maret 2021 - Buka PPRG, Wabup Jembrana Patriana Minta OPD Manfaatkan Anggaran yang Responsif Gender 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, membuka sekaligus memberikan sambutan pada acara Pembukaan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), Rabu 17 Maret 2021 di Ruang Rapat Lt. II Jimbarwana, Jembrana, Bali.

Pelatihan yang diikuti 45 orang tersebut akan berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 17-18 Maret 2021.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dari BPSDM Provinsi Bali, Anak Agung Rai Kartini sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut, sejumlah pimpinan OPD serta para pejabat perencanaan se-kabupaten Jembrana.

Dalam sambutannya, Wabup Patriana Krisna menjelaskan, untuk mewujudkan visi kabupaten Jembrana yaitu “Mewujudkan masyarakat Jembrana Bahagia berlandaskan Tri Hita Karana”, dengan misi “Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana”, yang mana salah satu implementasinya di masing-masing OPD diperlukan SDM yang terlatih dalam penganggaran yang responsif gender.

Baca juga: Pastikan Nelayan di Jembrana Bali Melaut, Bupati Tamba Bagikan Rekomendasi Bahan Bakar

Baca juga: Bupati Tamba Gandeng PLN Bantu Bedah Rumah di Medewi Jembrana Bali

Baca juga: Bangun Aksesibilitas, TMMD Muluskan Jalur Ekonomi Warga di Jembrana Bali

“Kita ketahui bersama di Jembrana masih ada kekerasan pada perempuan dan anak maupun dalam pembangunan masih ada kesenjangan. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan untuk mendapatkan pemahaman yang sama tentang gender,”kata Patriana.

Wabup Patriana berharap, dengan diberikannya pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender kepada pejabat perencanaan di kabupaten Jembrana ke depan di dalam merancang perencanaan anggaran dapat merancang dan menganalisa anggaran yang responsif gender.

Caranya dengan memanfaatkan anggaran yang sudah ada tanpa harus menambah anggaran lagi.

Hal itu dimaksudkan supaya anggaran yang sudah ada bisa dialokasikan untuk kegiatan yang responsif gender di masing-masing OPD.

“Setelah pelatihan ini, bapak dan ibu sebagai pejabat perencanaan di kabupaten Jembrana dapat mengaplikasikan dan menganalisa anggaran yang responsif gender secara berkesinambungan. Bisa mengimplementasikan pada pembangunan di kabupaten Jembrana guna mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia berlandaskan Tri Hita Karana,”sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas PPPA-PPKB Kab. Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, menyampaikan pelatihan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 17-18 Maret dengan jumlah peserta 45 orang terdiri Auditor, Kasubag Penyusunan Program dan Keuangan di masing-masing OPD dan Kecamatan.

“Pelatihan bertujuan untuk memberi pemahaman kepada peserta tentang pentingnya Pengarusutamaan gender (PUG) dalam program pembangunan, memberi model pemahaman tentang model perencanaan berbasis kinerja, memberi pemahaman konsep dan tata laksana PPRG serta untuk melatih peserta untuk menyusun PPRG dalam Program dan Kegiatan pembangunan yang dilaksanakan melalui Gender Analisys Pathway, (GAP), Gender Budget Statement (GBS) dan Term of Refern (TOR),”kata Ari Sugianti.(*).

Kumpulan Artikel Jembrana

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved