Breaking News:

Berita Bangli

Cerita Nikah Massal di Bangli Bali, Nganten Bareng-bareng, Masuk Pura Dibatasi 3 Pasang Mempelai

Setelah sempat terhenti setahun, tradisi nikah masal di Desa Pengotan, Kabupaten Bangli Bali kembali digelar

istimewa
Mempelai nikah massal saat berada di Bale Nganten Pura Bale Agung, Kabupaten Bangli, Bali, Kamis, 18 Maret 2021. 

Jero Kopok menjelasakan, pada nikah masal kali ini mempelai yang masuk ke Pura Bale Agung, dibatasi hanya tiga pasang, sesuai dengan nomor urut.

Tidak sekaligus seperti saat sebelum pandemi. Tujuannya, agar pihak mempelai bisa mengatur jarak.

“Mempelai juga diwajibkan melengkapi diri dengan APD.

Seperti mengenakan masker dan face shield. Sebelum mempelai masuk ke areal pura, di pintu masuk pura juga sudah ada pecalang yang mengecek suhu tubuh mempelai,” ungkapnya.

Selain itu, masyarakat yang tidak berkepentingan juga dilarang masuk ke areal pura.

Hanya diperobolehkan satu orang saja bersama mempelai.

Setelah sampai di dalam pura, dilakukan pengaturan jarak antar mempelai.

Baca juga: Perlu Anggaran Rp 15 Miliar, Pembangunan Gedung DPRD Bangli Dirancang Tiga Lantai

Baca juga: Saat Nyepi, Ni Kasih Temukan Sesosok Bayi Terbungkus Kain Baju Berdarah di Bangli

Dalam pelaksanaan tradisi ini, Jero Kopok mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian Polsek Bangli.

Lebih lanjut diungkapkan, pelaksanaan tradisi nikah masal kali ini cukup singkat dibandingkan saat sebelum pandemi.

Jika sebelum covid pelaksanaannya dimulai dari jam 08.00 wita hingga jam 14.00 wita, saat ini pelaksanaannya dimulai pukul 10.00 wita, dan selesai pukul 11.30 wita.

Kendati cukup singkat, Jero Kopok menegaskan tidak ada prosesi yang dihilangkan dalam pelaksanaan tradisi ini. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved