Breaking News:

Karate

Pengprov Lemkari Bali Gelar Gashuku dan Ujian DAN Perdana 2021, Dihadiri Dewan Guru Berusia 70 Tahun

pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Bali menyelenggarakan Gashuku dan Ujian DAN di Jimbaran Hub, Badung, Bali

Pengprov Lemkari Bali Gelar Gashuku dan Ujian DAN Perdana 2021, Dihadiri Dewan Guru Berusia 70 Tahun
Wema Satya Dinata/Tribun Bali
Pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Bali menyelenggarakan Gashuku dan Ujian DAN di Jimbaran Hub, Badung, Bali, pada Jumat hingga Minggu 19-21 Maret 2021.

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Bali menyelenggarakan Gashuku dan Ujian DAN di Jimbaran Hub, Badung, Bali, pada Jumat hingga Minggu, 19-21 Maret 2021.

Gashuku dan Ujian DAN merupakan salah satu program dari Perguruan Besar Lembaga Karate-Do Indonesia  (PB Lemkari) yang dilaksanakan untuk mengukur kemampuan para karateka dalam hal teknik dasar karate ( Kihon), pemahaman rangkaian bentuk gerakan ( Kata) dan teknik pertarungan bebas (Kumite)

Serta dalam Gashuku ini diharapkan menjadi ajang untuk saling tukar-menukar pengalaman dari para senior kepada juniornya di dalam lingkup keluarga besar Lemkari.

Dalam Gashuku dan Ujian DAN ini dihadiri oleh Ketua Dewan Guru PB Lemkari Pusat , Haried Taning DAN VII dan juga Wakil Sekjen PB Lemkari Pusat Sensei Andy Retman.

Baca juga: Lembaga Karate Bali Gelar Ujian Kenaikan Pangkat, Diikuti 100 Peserta dan 80 Majelis Sabuk Hitam

Haried Taning DAN VII adalah salah satu tokoh senior Lemkari karena beliau yang sudah berumur 70 tahun, tetapi masih aktif dalam pengembangan Lemkari di Indonesia.

Dalam masa mudanya beliau adalah atlet karate andalan Indonesia yang sangat disegani yang pernah menjadi juara dalam kejuaraan APUKO (Asia Pacific Union of Karate-Do Association) di Taiwan dan juga pernah 5 tahun melatih pasukan 'Paspampres' di Madagaskar.

Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Bali yang diwakili oleh Sensei Ardy Ganggas dalam sambutannya mengapresiasi Lemkari Bali berani menerima tantangan dengan menggelar Gashuku dan ujian DAN di tengah pandemi Covid-19.

“Pelaksanaannya luar biasa dan bisa dijadikan suatu model, saya sebagai Satgas hidungnya dikorek-korek juga. itu benar karena sesuai standar protokol kesehatan. Satu-satunya kegiatan yang dilaksanakan di Bali dengan pola pendekatan standar protokol kesehatan,” tuturnya, Jumat 19 Maret 2021.

Baca juga: Atlet Karate Peraih Medali Perak Meninggal Tabrak Trotoar, Cok Gede Bagus Alami Kecelakaan Tunggal

Lanjutnya, di tengah-tengah kesulitan akibat pandemi, Lemkari Bali tetap  menggeliat dengan menyelenggarakan pembinaannya.

Pihaknya juga memohon dukungan kepada insan olahraga karena saat ini Lemkari Bali jumlahnya paling banyak di tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Bali.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved