Breaking News:

Berita Badung

Minat Budidaya Ikan Air Tawar Tinggi, Dinas Perikanan Badung Akui Kewalahan Penuhi Permintaan Bibit

Dinas Perikanan kabupaten Badung mengaku kewalahan untuk memenuhi permintaan bibit ikan air tawar kepada kelompok yang ada di Badung.

Tribun Bali/Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Perikanan kabupaten Badung mengaku kewalahan untuk memenuhi permintaan bibit ikan air tawar kepada kelompok yang ada di Badung.

Pasalnya sampai saat ini tidak semua kelompok yang mengusulkan bibit bisa memperolehnya.

Sampai saat ini, masyarakat di Kabupaten Badung antusias membudidayakan ikan air tawar, seperti Ikan Lele dan Ikan Nila.

Sehingga tercermin dari tingginya permintaan bibit dari kelompok pembudidaya hingga membuat Dinas Perikanan setempat kewalahan

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana saat dikonfirmasi, Jumat 19 Maret 2021 tak menampik perihal tersebut.

Baca juga: Produksi Benih Ikan Air Tawar di Badung Tahun 2020 ini Lampaui Target

Baca juga: Sungai yang Dulu Penuh Sampah Kini Jadi Wisata Air dan Budidaya Ikan Air Tawar

Baca juga: Sungai Pingkan yang Dulu Penuh Sampah, Kini Jadi Wisata Air dan Budidaya Ikan Air Tawar

Pihaknya juga mengakui dari puluhan kelompok yang mengajukan permohonan bibit ikan air tawar, hanya belasan permintaan yang dapat dipenuhi.

"Sampai saat ini perkembangan budidaya ikan air tawar cukup baik. Bahkan, saking antusiasnya tidak semua kelompok pembudidaya kebagian bibit, baik Lele maupun Nila," katanya.

Menurutnya sampai saat ini sudah ada 27 kelompok yang mengajukan permohonan bibit ikan air tawar.

Hanya saja  baru 19 kelompok yang baru dapat dipenuhi.

"Kami sudah bantu 19 kelompok untuk benih yang jumlahnya 565.000 ekor benih," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved