Breaking News:

Sponsored Content

Hadiri Karya di Pura Begawan Penyarikan, Bupati Badung Apresiasi Semangat Krama Laksanakan Yadnya

Krama Agung Banjar Silayukti Desa Adat Kerobokan menggelar Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana lan Pedudusan Alit di Pura

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Begawan Penyarikan Banjar Silayukti Kerobokan, Sabtu (20/3/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bertepatan dengan Rahinan Tumpek Uduh atau Tumpek Pengatag yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Wariga Sabtu 20 Maret 2021, Krama Agung Banjar Silayukti Desa Adat Kerobokan menggelar Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana lan Pedudusan Alit di Pura Begawan Penyarikan.

Karya yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Sakti Telabah dari Griya Telabah Batubidak tersebut dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Bendesa Adat Kerobokan AA. Putu Sutarja, Lurah Kerobokan AA. Oka Wiranata dan Penglingsir Puri Kelodan dan Kajanan Kerobokan.

Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menandatangani prasasti dan menyerahkan punia secara simbolis sebesar Rp 225 juta serta bantuan kepada sekaa gong secara pribadi sebesar Rp 5 juta.

Dalam sembrama wecananya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada Krama Agung Banjar Silayukti karena walau dalam situasi pandemi saat ini, sudah mampu melaksanakan karya agung di Pura Begawan Penyarikan.

Baca juga: Sampah Kembali Muncul di Sejumlah Pantai Wilayah Badung Hingga 23 Ton, DLHK Turunkan Ratusan Petugas

 Pihaknya mendoakan semoga karya berjalan dengan lancar, labda karya dan sida karya serta krama banjar dianugerahi kesejahteraan.

Lebih lanjut Giri Prasta sangat menyadari kalau dalam masyarakat, banyak waktu untuk kegiatan adat dan biaya untuk kegiatan upacara yadnya.

Untuk itu, selaku Bupati pihaknya berkomitmen akan senantiasa membantu kegiatan upacara yadnya dan pembangunan baik itu balai banjar maupun wantilan di masyarakat.

Dikatakan balai banjar maupun wantilan merupakan perlambang budaya Hindu yang patut dilestarikan dimana di banjar terdapat Pura Begawan Penyarikan untuk memohon kerahayuan.

Bupati Giri Prasta juga menyampaikan saat ini pemerintah dihadapkan pada darurat pandemi Covid-19, dan darurat ekonomi.

Dalam mengatasi hal tersebut pemerintah akan menuntaskan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat yang mana saat ini dilakukan secara bertahap.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved