Breaking News:

Berita Denpasar

Bantu Tahanan Kabur Saat Jalani Karantina Covid-19, Ronal Jalani Pelimpahan

Hapsak Okto Ronaldo alias Ronal (26) yang membantu kaburnya seorang tahanan dilimpahkan. Pelimpahan dilakukan secara daring oleh penyidik Polresta

Tribun Bali/Putu Candra
Hapsak Okto Ronaldo alias Ronal telah dilimpahkan ke Kejari Denpasar. Ia dilimpahkan terkait tindak pidana membantu tersangka kabur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hapsak Okto Ronaldo alias Ronal (26) yang membantu kaburnya seorang tahanan dilimpahkan.

Pelimpahan dilakukan secara daring oleh penyidik Polresta Denpasar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Diketahui, Ronal yang kini berstatus tersangka diduga membantu kaburnya tahanan Juandri Okinda (waktu itu berstatus tersangka) saat menjalani karantina Covid-19 di Hotel Ibis, Kuta, Badung beberapa bulan lalu. 

Dibantu Ronal, Juandri berhasil kabur dari tempat karantina itu, dan melarikan diri ke luar Bali.

Namun pelarian Juandri tidak berlangsung lama.

Baca juga: Masih Pro dan Kontra, Ketua IDI Kota Denpasar Minta Jangan Generalisasi Efek Vaksin AstraZeneca

Baca juga: Libatkan Anak di Bawah Umur Dalam Prostitusi Online di Denpasar, Aldi Terancam 10 Tahun Penjara

Baca juga: Kini Maskapai Garuda Indonesia Gunakan Armada Wide Body untuk Rute Jakarta-Denpasar-Jakarta 

Selang beberapa hari, petugas gabungan dari kepolisian Polresta Denpasar dan Kejari Denpasar berhasil meringkus Juandri di sebuah kos daerah Depok, Sleman, Yogyakarta.

Kini Juandri telah berstatus narapidana setelah divonis bersalah terlibat peredaran narkotik, dan diganjar pidana penjara selama 9 tahun oleh majelis hakim PN Denpasar. 

"Tersangka atas nama Hapsak Okto Ronaldo alias Ronal sudah dilimpahkan dan sudah kami terima. Pelimpahannya dilakukan secara daring."

"Yang bersangkutan ini yang membantu pelarian tahanan atas nama Juandri Okinda ketika dikarantina di hotel, karena Covid-19," jelas Kepala seksi pidana umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta saat dikonfirmasi, Senin, 22 Maret 2021.

Baca juga: Kronologi Terbakarnya Toko di Jalan Mahendradatta Denpasar, Listrik Padam hingga Muncul Kepulan Asap

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pelayan Publik di Denpasar Baru 37,35 Persen

Setelah dilakukan pelimpahan dikatakannya, tersangka Lorens akan menjalani penahanan oleh jaksa selama 20 hari ke depan.

"Penahanan terhadap tersangka dilakukan selama 20 hari ke depan. Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutkan dilakukan persidangan," jelas Eka Widanta

Terkait dakwaan, tersangka kelahiran OKU Timur, Sumatera Selatan, 1 Oktober 1994 ini dinilai melanggar Pasal 138 Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik atau Pasal 223 KUHP. 

Dibeberkan singkat dalam berkas perkara, perbuatan tersangka dilakukan, 6 Januari 2021 sekitar pukul 16.40 Wita.

Saat itu tersangka menghubungi Juandri yang tengah menjalani karantina Covid-19 di Hotel Ibis, Tuban, Badung.

Tersangka menghubungi untuk membantu menjemput Juandri hingga melarikan diri keluar Bali. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved