Berita Badung

Pertanian di Badung Nihil Puso, Produksi Padi Musim Tanam I Capai 15.614 Ton

Beberapa wilayah yang mengalami panen padi di bulan Maret sampai April yakni di wilayah Kecamatan Mengwi Badung. 

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Petani di Wilayah Sempidi, Kecamatan Mengwi Badung saat panen padi pada Senin 22 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Produksi padi di Kabupaten Badung pada musim tanam (MT) I Januari-Maret 2020 mencapai 15.614,40 ton GKG (Gabah Kering Giling) atau setara dengan setara beras 8.827,89 ton.

Kendati demikian tidak semua lahan pertanian di Badung panen padi, sesuai catatan Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Badung dari 8.057,00 ha lahan pertanian di Badung,  yang panen padi baru 1.286,00 ha.

Beberapa wilayah yang mengalami panen padi di bulan Maret sampai April yakni di wilayah Kecamatan Mengwi Badung. 

Dari pantauan di lokasi disepanjang lahan pertanian yang berlokasi di wilayah Sempidi, kecamatan Mengwi mengalami panen raya.

Baca juga: Bentuk Tertib Administrasi Mengacu Permendagri, Giri Prasta Turun Selesaikan Batas Badung-Denpasar

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana mengatakan saat ini sudah ada beberapa petani yang mengalami panen padi.

Hanya saja tidak semua lahan pertanian yang ada panen padi, lantaran penanaman padi dilakukan secara bergilir setiap subak.

Dirinya pun mengakui, untuk Triwulan I produksi padi di Gumi Keris mencapai  15.614,40 ton GKG atau setara dengan setara beras 8.827,89 ton dari luas tanam 1.286,00  ha.

Kendati demikian pihaknya optimis produksi padi tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya.

“Memang kebutuhan kita di Badung yakni 5.174,92 ton beras setiap bulan. Hanya saja semua itu masih mencukupi, lantaran kita mengalami surplus di tahun sebelumnya atau tahun 2020,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin 22 Maret 2021

Pihaknya mengaku di tahun ini, tidak ada petani yang mengalami Puso atau gagal panen.

Hal itu lantaran sudah diantisipasi jauh-jauh hari oleh pemerintah.

Bahkan dalam mengusir hama di Kabupaten Badung Pemerintah Kabupaten Badung sampai melakukan jalur niskala, dengan menggelar ‘Ngaben Bikul’.

“Untuk masalah ngaben bikul sangat berdampak pada hasil pertanian.

Bahkan  dari laporan yang masuk memang cenderung mengalami penurunan hamanya,” bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved