Breaking News:

Berita Bangli

Air di Pasar Terminal Loka Crana Mati, Dewa Ayu Terpaksa Bawa Jeriken dari Rumah dan Tahan BAB

Fasilitas air bersih di Pasar Terminal Loka Crana, Bangli mati sejak tiga bulan terakhir.

Tribun Bali/Fredey Mercury
Mati - Seorang pedagang saat menunjukkan air mati dengan cara membuka kran wastafel di sebelah toilet lantai II Pasar Terminal Loka Crana. Senin (22/3) 

Retribusi sebesar Rp 8 ribu ini, menurutnya sudah termasuk listrik dan air.

Walaupun tidak secara rinci tertulis pada tiket retribusi.

Sebab jika dibandingkan saat berjualan di Pasar Kidul dulu, ia hanya dikenai retribusi sebesar Rp 5 ribu.

Sedangkan pebayaran listrik dipungut per hari sebesar Rp 1000.

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Perumahan Purnawira Denpasar Mengeluh Air PDAM Mati

Baca juga: Warga Ringdikit Buleleng Ancam Demo, Krisis Air Bersih Karena Air PDAM Mati Sejak Sebulan Lalu

“Kalau air bayar Rp 1000 untuk buang air kecil, dan Rp 2 ribu untuk buang air besar. Tapi airnya tidak pernah mati. Enakan saya seperti dulu, daripada sekarang ini malah saya repot. Orang jualan tiap hari, tapi tidak ada air,” keluhnya sambil mengatakan ia jualan dari jam 07.00 wita hingga 15.00 wita.

Para pedagang sempat melaporkan kondisi ini pada petugas pasar.

Namun berdasarkan informasi yang didapatkan, matinya air karena disegel oleh PDAM lantaran masih ada tagihan yang belum dilunasi.

Alhasil untuk kebutuhan air bersih, wanita yang berdagang kain dan baju sejak tahun 1979 itu, mengaku harus membawa jeriken kecil berisi air dari rumah saat hendak berdagang.

Air tersebut digunakan untuk keperluan buang air kecil saja.

Ia juga mengaku tidak berani makan sembarangan karena khawatir buang air besar.

“Saya tidak berani makan. Paling hanya minum saja, baru makan saat sudah dirumah. Kalau air habis, kita cari air kebawah (fasilitas cuci tangan covid-19),” ucapnya.

Ikuti Berita Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved