Breaking News:

Corona di Bali

Bangli Nol Zona Merah, Satgas Akui Ada Pengaruh Signifikan Penerapan PPKM 

Satgas Covid-19 Bangli kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap IV mulai hari Rabu 23 Maret 2021.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Petugas PMI Bangli ketika melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah ruangan Setda Bangli, Bali Senin 22 Maret 2021 

Begitupun dengan penyebaran zona-zona di desa.

Mantan Camat Kintamani itu menegaskan tidak ada lagi zona merah di Bangli, dan hanya tersisa zona oranye sebanyak tiga desa.

Sementara sisanya yakni zona kuning sebanyak 20 desa, dan zona hijau sebanyak 49 desa.

Baca juga: DLH Bangli Usulkan Retribusi Layanan Persampahan Rumah Tangga Naik hingga 100 Persen

“Perkembangan evaluasi PPKM selama tiga kali itu, yang pertama kita kan banyak desa zona merah, ada 12 desa. PPKM kedua zona merah ada tujuh, dan ketiga ini tidak ada zona merah."

"Kalau melihat atas data tersebut, bisa dikatakan bahwa PPKM berpengaruh terhadap peurunan jumlah kasus di Kabupaten Bangli, walaupun belum sampai nol kasus,” jelasnya.

Kendati telah mengalami penurunan kasus, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak terlena dan mengabaikan protokol kesehatan.

Pihak satgas pun juga tetap waspada, mengantisipasi agar tidak terjadi peningkatan kasus kembali.

“Yang kami tetap mengacu pada SOP. Seperti tracing kontak erat saat ditemukan kasus, serta bekerja sama dengan PMI melakukan penyemprotan desinfektan,” tandasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved