Breaking News:

Ni Wayan Lalitya, Pelajar Sekolah Dasar yang Mengerti Pentingnya JKN-KIS

Kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan wajib diikuti penduduk Indonesia.

BPJS Kesehatan
Ni Wayan Lalitya, Pelajar Sekolah Dasar yang Mengerti Pentingnya JKN-KIS 

TRIBUN-BALI.COM - Kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan wajib diikuti penduduk Indonesia.

Tidak memandang usia, terdaftar sebagai peserta JKN-KIS merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki. Hal ini dikarenakan JKN-KIS memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat untuk melindungi diri ketika sakit dan membutuhkan biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Salah satu peserta JKN-KIS, Ni Wayan Lalitya Wicitra Maharani (9) mengaku sudah merasakan langsung manfaat dari Program JKN-KIS.

Lalitya merupakan peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2, karena ia merupakan anak dari seorang ayah yang merupakan pekerja.

Lalitya yang kala itu didampingi sang ayah bercerita jika dirinya sempat mengalami demam tinggi dan dilarikan ke klinik.

“Waktu itu saya merasa tidak enak badan dan demam, lalu ayah membawa saya ke klinik untuk berobat dan tentu saja dengan menggunakan JKN-KIS,” ungkap Lalitya.

Lalitya merasa lebih baik setelah mendapatkan pengobatan di klinik dan berangsur-angsur kondisinya membaik hingga sembuh dan dapat beraktivitas kembali.

I Gede Denny Wiryawan, ayah dari Lalitya merupakan salah seorang pekerja dari salah satu perusahaan swasta di Kota Denpasar yang sangat peduli akan pentingnya memiliki JKN-KIS bagi dirinya beserta pekerja lainnya.

Menyambung dari pernyataannya tersebut, Denny mengaku jika Lalitya tidak hanya sekali atau dua kali menggunakan JKN-KIS, namun sudah berkali-kali.

“Beruntung saya memiliki JKN-KIS dan jika tiba-tiba sakit nanti, sudah tidak bingung serta ragu lagi untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujar Denny.

Denny mengaku perusahaan tempatnya bekerja telah mendaftarkan seluruh pekerjanya beserta anggota keluarga menjadi peserta JKN-KIS dan mewajibkan pula untuk mengunduh aplikasi Mobile JKN pada ponselnya.

“Saya tidak ingin ketinggalan informasi seputar JKN-KIS melalui aplikasi mobile JKN, penggunaan aplikasi mobile JKN sangat mudah dan hanya dengan bermodalkan kuota internet saja, sudah mendapatkan berbagai kemudahan melalui aplikasi ini,” jelas Denny.

Sejalan dengan sang ayah, di akhir wawancara, Lalitya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Program JKN-KIS dan ia berharap semoga dirinya beserta keluarga selalu diberikan kesehatan. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved