Breaking News:

Berita Denpasar

Regulasi Pemasangan Kabel dan Tiang Provider di Denpasar Tak Jelas dan Semrawut

Semrawutnya kabel dan tiang provider di Kota Denpasar masih menjadi topik pembahasan dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Denpasar.

Tribun Bali / Putu Supartika
Tiang listrik 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Semrawutnya kabel dan tiang provider di Kota Denpasar masih menjadi topik pembahasan dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Denpasar.

Selasa, 23 Maret 2021 Komisi III mengundang Dinas PUPR Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Kominfo, dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Provinsi Bali.

Dalam rapat tersebut, pihak yang diundang saling lempar tanggung jawab dan hanya menyampaikan kewenangannya masing-masing.

Hal itu dikarenakan regulasi pengaturan pemasangan kabel dan tiang di Denpasar tidak jelas.

Gedung Baru Bocor dan Retak, DPRD Kota Denpasar Sidak SMPN 14 Denpasar

Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar Setujui Penetapan Ranperda APBD-P TA. 2020

Kadis PUPR Kota Denpasar, I Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha mengaku pihaknya hanya memberikan rekomendasi ijin galian terkait pemasangan tiang maupun tower.

Ia mengatakan, sejak tahun 2015 hingga tahun 2021, Jimmy mengaku hanya mengeluarkan 30 rekomendasi ijin galian di beberapa ruas jalan kota.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan terkait tower, kabel, dan tiang provider ini belum memiliki regulasi yang jelas.

Sehingga dalam melakukan penindakan pihaknya merasa kelimpungan.

“Regulasinya kurang jelas. Di lapangan ada aduan tiang miring kami kelimpungan karena peralatan tidak memadai dan SDM tidak punya,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved