Breaking News:

Berita Jembrana

Usai Mabuk Lalu Mengamuk, Pria Ini Dikeler Petugas Satpol PP jembrana

Johansyah Maro Kaemaraemu, 28 tahun, asal Merauke Papua, dikeler petugas Satpol PP ke Dinas Sosial Pemkab Jembrana.

istimewa
Johansyah saat berada di mobil Petugas Satpol PP Jembrana, Selasa 23 Maret 2021. 

Bahkan sejumlah pemotor sempat dikejar dan diancam akan dipukul ketika menolak memberikan uang.

Lelaki yang mengaku sempat bekerja sebagai awak truck logistic Jawa-Bali ini, sempat berontak ketika hendak dibawa ke kantor.

 Namun, akhirnya diajak bicara baik-baik, mengerti dan menerima dibawa ke kantor.

“Sempat menolak tapi kami akhirnya beri pengertian dan dia mau mengerti,” ungkapnya.

Baca juga: Satgas Gotong Royong Melaya Jembrana Bali Semprot Disinfektan dan Bagikan Masker

Leo menjelaskan, bahwa Johansyah mengaku pada dirinya memiliki keluarga yang berada di Malang, Jawa Timur.

 Johansyah sempat ikut kerja proyek bangunan di Canggu dan tinggal di mes proyek di Munggu sejak Desember 2020 lalu. Dan dia kabur saat ditangani Dinas Sosial Provinsi Bali di Denpasar. Dan kembali ke Negara Jembrana.

“Sempat bicara “saya tidak mau pulang, saya mau merantau cari makan,” ujar Leo menirukan ucapan Johansyah.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana, I Made Dwipayana menyebut, bahwa saat dikirim ke Dinas Sosial Provinsi Bali, pria itu mau menurut.

 Sayangnya, lelaki ini kembali berulah dan melarikan diri setelah tiba di Rumah Singgah Dinas Sosial Provinsi Bali.

“Yang jelas sudah sampai di provinsi dan sempat ditangani. Tapi karena saat itu sudah sore sehingga ditempatkan di selter menunggu proses pemulangan keesokan harinya. Melihat ada kesempatan, dia melarikan diri dan surat pengantar ke daerahnya dirobek,” bebernya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved