Breaking News:

Berita Kota Denpasar

Wawali Arya Wibawa Terima Naskah Akademik dan Ranperda Inisiatif dari Penyandang Disabilitas

Pemkot Denpasar terus berkomitmen mendukung perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Denpasar.

Istimewa
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya, saat menerima Draft Naskah Akademik (NA) dan Ranperda Penyandang Disabilitas yang diserahkan oleh Ketua Komite Disabilitas, I Nengah Latra, didampingi Wakil Ketua Komite Disabilitas, I Nyoman Dana, beserta jajarannya di Kantor Walikota Denpasar, pada Senin 22 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARPemkot Denpasar terus berkomitmen mendukung perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Denpasar.

Karenanya, beragam upaya dan program terus dimaksimalkan termasuk mendukung terbitnya Naskah Akademik dan Ranperda  Partisipatif dari Penyandang Disabilitas Kota Denpasar yang merupakan inisiatif Komite Disabilitas Provinsi Bali.

Demikian terungkap saat Audiensi Ketua Komite Disabilitas, I Nengah Latra yang diterima Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Aryawibawa di Kantor Walikota Denpasar, pada Senin 22 Maret 2021.

Baca juga: Peringati HKG PKK ke-49, TP PKK Denpasar Terima Kunjungan Sosial Ketua TP PKK Provinsi Bali

Baca juga: Berknalpot Bising, Satlantas Polresta Denpasar Tak Segan-segan Akan Tindak Tilang Pengendaranya

Baca juga: Bentuk Tertib Administrasi Mengacu Permendagri, Giri Prasta Turun Selesaikan Batas Badung-Denpasar

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya, Wakil Ketua Komite Disabilitas, I Nyoman Dana, Ketua Special Olympic Indonesia (SOINA), Ni Made Murdani, dan Ketua Gerkatin Kota Denpasar, Musantara Yudha, membahas terkait rancangan draft Perda dan Naskah Akademik yang diusulkan oleh penyandang disabilitas Kota Denpasar. 

Dalam Audensi tersebut Direktur Puspadi Bali, I Nengah Latra menyampaikan  Puspadi Bali dengan dukungan dari Disability Right Fund dan bekerja sama dengan akademisi Fakultas Hukum UGM selama lima bulan melakukan penelitian  yang melibatkan Penyandang Disabilitas di Kota Denpasar sehingga tersusun Naskah Akademik (NA) dan Ranperda.

Setelah melalui  proses studi pustaka, penelitian lapangan, seminar dan FGD, Naskah Akademik dan Ranperda ini sebetulnya sudah selesai awal bulan Januari.

“Karena terkendala situasi pandemi covid-19, hari ini baru bisa kami serahkan kepada Pemkot Denpasar.

Baca juga: Denpasar Rencanakan Uji Coba Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP pada Juli 2021

Baca juga: Meski Belum Punya Gedung, SMPN 15 Denpasar di Sesetan Bakal Rekrut Siswa Tahun Ini

Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Denpasar bila naskah akademik dan Ranperda ini bisa menjadi acuan dalam pembahasan Perda nanti,” ujar Nengah Latra.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya, mengatakan Naskah Akademik  dan Draft Rancangan Perda yang diusulkan Penyandang Disabilitas Kota Denpasar dapat menjadi acuan dalam pembahasan  Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas  yang rencananya akan dibahas tahun  2021 ini. 

“Di tahun 2021 ini  hal-hal yang berkaitan dengan Penyandang Disabilitas sudah masuk ke dalam program  legislasi Kota Denpasar.”

“Naskah akademik dan Ranperda yang diusulkan Penyandang Disabilitas  tentu akan menjadi acuan dalam pembahasan  nanti.”

“Terkait hal ini Dinas Sosial akan menjadi leading sektornya.”

“ Kami memang selalu komit untuk memberikan perhatian dan pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kota Denpasar ,” pungkas Kadek Agus Arya Wibawa. (HumasDps).

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved