Breaking News:

Berita Karangasem

2.400 Perusahaan di Karangasem Belum Daftarkan Karyawannya di BPJS Ketenagakerjaan

Dari 3.894 perusahaan formal di Karangasem, sebanyak 2.400 perusahaan belum mendaftarkan pegawainya di BPJS  Ketenagakerjaan

kompasiana
ilustrasi bpjs ketenagakerjaan. 2.400 Perusahaan di Karangasem Belum Daftarkan Karyawannya di BPJS Ketanagakerjaan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dari 3.894 perusahaan formal di Karangasem, sebanyak 2.400 perusahaan belum mendaftarkan pegawainya di BPJS  Ketenagakerjaan.

Terbanyak yakni di sektor perindustrian serta perdagangan, setelah itu disusul di sektor pariwisata, hotel, dan restaurant.

Kabid Hubungan Industrial, Dinas Ketenagakerjaan & Transmigrasi (Disnaker & trans) Karangasem, I Nyoman Alex Merta Edi, mengatakan, perusahaan yang tidak mendaftarkan pegawainya  di BPJS ketenagakerjaan hampir 70 persen.

 Tersebar di semua  Kecamatan di Kabupaten Karangasem.

Baca juga: Pilkades Serentak di Karangasem Akan Digelar April 2022

"Banyak yang tak mendaftarkan pegawainya  ke BPJS. Alasannya karena tak punya uang untuk daftar karyawannya.

Dari perusahaan mengaku pendapatan setiap harinya tak cukup untuk daftar," kata  Alex Merta Edi, Kamis 25 Maret 2021.

Kondisi ini terjadi sebelum pandemi COVID - 19 menyerang.

Ditambahkan, petugas dari Disnakertrans sudah lakukan pendekatan persuasif ke perusahaan yang tidak daftarkan pegawainya ke BPJS Ketanagakerjaan.

Dari perusahaan tetap tak menggubris, serta ngotot tak mendaftarkan.

Disperindag Karangasem tidak miliki wewenang menindak.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved