Breaking News:

Berita Denpasar

Ngaku Bisa Loloskan Masuk Fakultas Kedokteran, Oknum Dokter di Klungkung Tipu Korban Rp 1,5 Miliar

Ngaku Bisa Loloskan Masuk Fakultas Kedokteran, Oknum Dokter di Klungkung Tipu Korban Rp 1,5 Miliar

Gambar oleh 4711018 dari Pixabay
Ilustrasi - Ngaku Bisa Loloskan Masuk Fakultas Kedokteran, Oknum Dokter di Klungkung Tipu Korban Rp 1,5 Miliar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang oknum dokter bernama dr. Irfana (42) dijatuhi hukuman bui 2 tahun dan 10 bulan (34 bulan) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dokter asal Klungkung itu divonis bersalah telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap saksi korbannya, Elizabeth Lisa Ernalis.

Terdakwa menipu korban senilai Rp 1,5 miliar dan mengaku bisa meloloskan korban masuk ke Fakultas Kedokteran spesialis kulit di universitas negeri di Denpasar.

Uang sudah dibayarkan, namun korban justru tidak lulus masuk Fakultas Kedokteran. 

"Hakim memutus terdakwa dengan pidana 2 tahun dan 10 bulan penjara," jelas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Agus Adnyana Putra, Kamis, 25 Maret 2021.

Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan yang diajukan JPU. Sebelumnya, JPU Agus Adnyana melayangkan tuntutan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan (3,5 tahun) terhadap terdakwa dr. Irfana.

Baca juga: Pengumuman SNMPTN 2021, 110.459 Siswa Dinyatakan Lolos Perguruan Tinggi Negeri, Cek Hasilnya

"Atas putusan majelis hakim itu, kami jaksa masih pikir-pikir. Kalau terdakwa langsung menerima," terangnya. 

Sementara itu majelis hakim dalam amar putusan menyatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Oleh karena itu, dr. Irfana dijerat Pasal 378 KUHP, sebagaimana dalam surat dakwaan kesatu JPU. 

Pun dalam amar putusan ada hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan hakim menjatuhkan pidana.

Halaman
1234
Penulis: Putu Candra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved