Breaking News:

Berita Karangasem

Puluhan Hektare Tanaman Cabai di Sidemen Karangasem Bali Terserang Layu Fusarium

Beberapa petani cabe di Sidemen, Karangasem mngeluh lantaran tanaman cabe alami gagal panen sejk sebulan lalu.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Seorang petani di Kecamatan Sidemen sedang panen cabai yang terserang virus layu fusarium minggu kemarin. Tanam cabe dipanen lebih awal dibandingkan sebelumnya. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Beberapa petani cabe di Sidemen, Karangasem mngeluh lantaran tanaman cabe alami gagal panen sejk sebulan lalu.

Seperti petani cabe di Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen dan Kecamatan lainnya.

Lahan cabe yang gagal pnen luasnya capai hektaran.

Ni Nengah Jepun, petani cabe asal Kecamatan Sidemen, mengatakn, pohon cabe miliknya rusak hampir 75 prsen.

Tanamannya layu, buah mmbusuk, serta daun cabe menguning.

Ada beberapa tanaman mati, alias tak bisa menghasilkan buah.

Harga Cabai Mahal, Wanita Kelompok Tani di Klungkung Diminta Aktif Tanam Cabai di Pekarangan Rumah

Harga Cabai Rawit di Karangasem Melonjak, Tembus Angka Rp 100 Ribu Perkilogram

Buah cabe tidak bisa  dipanen maksimal seeperti dahulu.

"Biasanya tanaman cabe yang berusia 5 masih banyak buah, serta tumbuh dengan baik. Cuma  sekarang tanaaman cabe tidak tumbuh seperti biasa. Banyak yang rusak tanamannya,"ungkap Ni Nengah Jepun, Rabu 24 Maret 2021.

Pemicunya karena cuaca yang berubah - ubah. Sekarang panas, sore hujan. 

Ditambahakn, saat kondisi tanaman bagus, petani mampu memanen cabe 20 kilogram setiap kali paanen. 

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved