Breaking News:

Sponsored Content

Wabup Suiasa Hadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu, Selasa 23 Maret 2021 sore.

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Wabup Suiasa saat menghadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu, Selasa 23 Maret 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka di Pura Luhur Uluwatu, Selasa 23 Maret 2021 sore.

Upacara diawali dengan persembahyangan bersama untuk memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar Upacara Bendu Guru Piduka dapat berjalan seusai harapan bersama. 

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa dari Griya Sari Denpasar dan dihadiri Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta, Pelingsir Puri Agung Jero Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, semeton Jero Celagigendong Denpasar serta Pemangku dan masyarakat pengempon Pura.

Baca juga: Dinkes Badung Targetkan Pertengahan April Sudah Selesai Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Green Zone

Baca juga: Polres Badung  Sosialisasikan Penerimaan Anggota Polri T.A 2021

Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta melaporkan Upacara Ngaturang Bendu Guru Piduka ini tidak lain adalah untuk menghaturkan sembah subakti dan permohonan ke hadapan Ida Betara dan Betari Sesuhunan yang berstana di Pura Luhur Uluwatu.

Diharapkan semoga setelah pujawali yang dilaksanakan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, mengingat pelaksanaan pujawali biasanya bertepatan dengan Anggara Kasih Medangsia.

Dikatakan setelah dilaksanakannya parum bersama para pemanguku pura, prajuru, Penglingsir Jro Kuta dan Puri Celagigendong serta Saba Desa dan Kerta Desa diputuskan bersama untuk pelaksanaan pujawali di Pura Luhur Uluwatu tahun ini berlangsung 2 kali yaitu pada tanggal 6 April dan 30 Nopember 2021.

“Kami berharap para pemedek krama dapat menghaturkan sembah dan pelaksanaan pujawali dapat berjalan lancar dan penuh kedamaian."

"Namun mengingat pelaksanaan Pujawali masih di tengah pandemi Covid-19, kami memohon kepada Pemerintah Kabupaten Badung untuk dapat memprioritaskan para prajuru, pemangku dan pengayah ring Pura luwur Uluwatu untuk segera menerima vaksin,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi dengan tujuan yang sangat mulia dan tulus iklas ini untuk pelaksanaan upacara tawur yang akan dilaksanakan di Pura Luhur Uluwatu.

Dengan apa yang telah disepakati oleh para pemangku, para prajuru serta dari pengemong pura dan masyarakat setempat selaku krama dan didukung dari puri Agung Jro Kuta dan Puri Celagigendong pihaknya siap memberi dukungan penuh untuk pelaksanaan Pujawali yang akan dilaksanakan pada 6 April dan 30 Nopember 2021 yang akan datang.

“Pujawali ini merupakan suatu kewajiban kita selaku umat sedharma untuk ngerastiti bhakti ke hadapan Ida Hyang Parama Kawi, semoga apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah bagi kita semua yaitu kedamaian, kerahayuan hati bagi para pemedek dan kesejahteraan bagi alam Bali dan seisinya,” ujarnya.

Namun diingatkan pelaksanaan pujawali di tengah pandemi Covid-19 ini agar tetap mematuhi prokes dengan menyiapkan alat pencuci tangan di setiap sudut areal pura.

 “Kami dari Pemerintah Kabupaten Badung dan Dinas Kesehatan akan segera turun ke lapangan dan memberikan vaksin bagi Jero Mangku dan Prajuru serta panitia Pujawali Pura Luhur Uluwatu."

"Ini menjadi prioritas utama mengingat pelaksanaan Pujawali sudah dekat. Beliau-beliau terlibat secara langsung . Kami tidak ingin muncul klaster baru,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Badung Targetkan pada Juni 2021 Seluruh Warga Telah Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Wilayah Mengwi Badung,Tubuh Korban Telah Membiru

Sementara itu Penglingsir Jero Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya yang akrab disapa Turah Joko mengatakan atas nama pengempon pura, para pemangku dan prajuru mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang selalu mendukung setiap dilaksanakannya pujawali di Pura Luhur Uluwatu.

Dikatakan piodalan dan pujawali ini tidak hanya untuk pengempon pura saja namun juga bagi umat se-Dharma yang akan tangkil untuk memohon keselamatan lahir dan batin kehadapan Betara Betari yang Meligia di Pura Luhur Uluwatu.

“Kami berharap pujawali ini dapat memberikam aura yang positif dan kerahayuan bagi jagat dan seisinya,” jelasnya. (adv/gus)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved