Breaking News:

Beirta Badung

Pembunuhan di Muding Kuta Utara Badung Dilatarbelakangi Cemburu, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Raya Muding Indah, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali dilatarbelakangi cemburu dan sakit hati.

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani didampingi Kasubag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa saat meliris kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Muding Indah, Kerobokan, Kuta Utara, Badung Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Raya Muding Indah, Desa Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali dilatarbelakangi cemburu dan sakit hati.

Pelaku Matsari (45) melakukan pembunuhan terhadap Karmiadi (66), laki-laki yang diketahui selingkuh dengan sang istri berinisial JM (36).

Ia melakukan aksinya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit yang diarahkan pada bagian kepala belakang hingga pundak korban.

Akibatnya korban tidak berdaya dan langsung meninggal dunia.

Baca juga: UPDATE - Pembunuhan WNA Slovakia di Sanur Denpasar Bali, Lorens Terancam Hukuman Mati

Baca juga: UPDATE: Penebasan di Jalan Muding Badung, Kasat Reskrim: Istri Pelaku Ingin Diajak Berhubungan Intim

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir sungai sekitar Muding Sari, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

"Kasus ini berawal atau motifnya cemburu. Modusnya dia (pelaku) menendang dengan kaki kanan dan menebas dengan celurit pada bagian kepada hingga luka robek ke pundak," ujar Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani didampingi Kasubag Humas Iptu I Ketut Oka Bawa saat ditemui di Mapolres Badung pada Jumat 26 Maret 2021 siang.

Kasus yang dilaporkan oleh warga tersebut sempat membuat geger warga yang berada di TKP.

Pelaku Matsari kelahiran Sampang 15 November 1975 (45) yang beralamat asal Kelurahan Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim) ini terlihat secara membabi buta melakukan penebasan ke korban Karmiadi, laki-laki asal Mojokerto 21 April 1955 yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Gang IX, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

"Usai melakukan pembunuhan tersebut, celurit milik pelaku yang saat itu disimpan di pinggang, langsung dibuang ke sungai di sekitar lokasi.

Baca juga: Kronologi Penebasan di Jalan Muding Kerobokan Badung, Korban Sedang Perbaiki Sangkar Burung

Baca juga: Penebasan di Kerobokan Kaja Badung, Pelaku Diduga Punya Dendam Pribadi

"Hingga kini kita masih mencari barang bukti celurit milik pelaku tersebut," terang Kompol Ni Putu Utariani.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved