Myanmar

19 Pedemo Kehilangan Nyawa Saat Para Jenderal Myanmar Merayakan Hari Angkatan Bersenjata

Media lokal malah menyebut jumlah korban yang lebih tinggi. Laporan dari Reuters menyebutkan 50 orang ditembak mati.

Editor: DionDBPutra
AFP/STR
Para tamu menyaksikan parade militer yang diselenggarakan junta militer Myanmar untuk memperingati Hari Angkatan Bersenjata di Naypyidaw, Sabtu 27 Maret 2021. 

Melansir Reuters, Jenderal Min Aung Hlaing menyambut kehadiran pasukan Rusia yang menghadiri acara di ibu kota Myanmar, Naypyidaw tersebut.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin menghadiri acara tersebut.

Militer Myanmar mengambil alih kekuasaan setelah menahan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan sejumlah petinggi NLD lainnya lalu melakukan kudeta pada 1 Februari 2021.

Sejak saat itu, aksi demonstrasi menentang kudeta terus tumbuh dan berlangsung hampir setiap hari.

Pasukan keamanan Myanmar membubarkan para demonstran dengan kekerasan dan bahkan tak segan untuk membunuh demonstran.

Teranyar, pasukan keamanan Myanmar melepaskan tembakan ke arah demonstran di luar kantor polisi Yangon pada Sabtu dini hari waktu setempat.

Myanmar Now melaporkan, setidaknya empat orang tewas dalam insiden berdarah tersebut. Portal berita itu menambahkan, sedikitnya 10 orang juga dilaporkan terluka.

Ikuti berita terkait krisis Myanmar

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 19 Pedemo Myanmar Ditembak Mati Saat Hari Parade Militer

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved