Breaking News:

Berita Denpasar

80 Persen Langgar Sempadan, DPRD Kota Denpasar Sidak ke Pantai Sanur

Komisi III DPRD Kota Denpasar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pantai Sanur Denpasar, Jumat 26 Maret 2021.

Tribun Bali/Putu Supartika
Komisi III DPRD Kota Denpasar melakukan sidak bangunan di sepanjang pesisir Sanur, Denpasar, Kamis, 26 Maret 2021 - 80 Persen Langgar Sempadan, DPRD Kota Denpasar Sidak ke Pantai Sanur 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komisi III DPRD Kota Denpasar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Pantai Sanur Denpasar, Jumat 26 Maret 2021.

Sidak dipimpin Ketua Komisi III, Eko Supriadi yang juga dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira.

Pelaksanaan sidak ini dimulai dari Pantai Mertasari hingga ke Pantai Semawang.

Tujuannya untuk melihat pelanggaran sempadan pantai yang ada di wilayah tersebut.

Baca juga: 80 Persen Bangunan Melanggar Sempadan Pantai di Sanur, Walhi Bali: Pemerintah Harus Berikan Sanksi

Baca juga: Sidak Pantai Sanur, DPRD Denpasar Tunggu Keberanian Pemkot Tertibkan Bangunan yang Melanggar

Baca juga: Dewan Denpasar Sidak ke Pantai Sanur Bali, 80 Persen Bangunan Melanggar Sempadan Pantai

Sepanjang bibir pantai sejauh kurang lebih 2 km ini ditemukan banyak terjadi pelanggaran sempadan pantai.

Pelanggaran ini dilakukan oleh pihak hotel yakni dengan membangun restoran di atas pasir pantai, membuat gazebo apung, hingga beberapa warung dan bangunan permanen berdiri di garis sempadan pantai.

Wakil Ketua I DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira mengatakan, sidak ini merupakan bidang tugas Komisi III yang juga sedang menggarap perubahan Perda RTRW.

“Kami ingin tahu, kondisi ruang publik ini, khususnya sempadan pantai. Karena sempadan pantai yang kita miliki belum final sehingga ingin secara langsung tahu kondisinya, agar jangan sampai hanya di atas kertas saja,” kata Wandhira.

Ia menambahkan, dalam Perda RTRW yang sudah diterapkan, telah diatur bahwa sempadan pantai harus bebas dari bangunan permanen.

Namun kenyataannya, dari sidak tersebut, Wandhira mengatakan, sebanyak 80 persen bangunan di kawasan pesisir tersebut melanggar sempadan pantai.

Halaman
1234
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved