Breaking News:

Berita Bali

Bersama Para Seniman Bali, Garin Nugroho Bawakan Teatrikal Puisi Adam, Hawa dan Durian

Sutradara kenamaan Indonesia Garin Nugroho bawakan teatrikal puisi dalam acara Pembacaan Teaterikal Puisi bertajuk Segalanya Cinta di Ratu Restaurant,

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana pementasan teaterikal antologi puisi Adam, Hawa dan Durian karya Garin Nugroho di Ratu Restaurant 

"Ini adalah momentum penting perayaan puisi, saya ketemu tubuh-tubuh puitik pada Mas Tomy Awi, ada Garin Nugroho, ada Happy Salma, ada Mas Warih Wisatsana, ada Ayu Utami dan lain-lain disini," ujarnya.

Jadi ini sama sekali tidak pernah ada dalam mimpi saya, sebagaimana Garin mempertemukan sesuatu yang sebenarnya tidak berhubungan, jadi merajut sesuatu yang tercerai berai.

Jadi Adam, Hawa dan Apel itu mungkin biasa kita dengar, jadi Adam, Hawa Durian memang beribu rasanya.

"Tadi 1.500 hari itu bukan catatan harian saya kira, tapi pengalaman harian. Bagaimana tubuh menjadi pengetahuan, bagaimana bahasa mewakili keseluruhan pengalaman. Saya kira itu logika luruh oleh rasa, tawaran durian menjadi simbol untuk perayaan cinta saya kira penting. Disana ada sisi sakit, sisi teraniaya tapi ada lezat yang tidak tersampaikan rasanya," papar Prof. Dr. Wayan Kun.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved