Berita Denpasar

UPDATE: Seorang Perempuan Gantung Diri di Denpasar, Dikenal Ceria Namun Tertutup

perempuan yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamar kosnya, di Jalan Pulau Ambon, Denpasar dikenal periang

Polresta Denpasar
Seorang perempuan yang tinggal di salah satu kos-kosan di Jalan Pulau Ambon, Denpasar, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, Jumat 26 Maret 2021 malam - UPDATE: Seorang Perempuan Gantung Diri di Denpasar, Dikenal Ceria Namun Tertutup 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - SEBRH (21), perempuan yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamar kosnya, di Jalan Pulau Ambon, Denpasar, Bali, pada Jumat 26 Maret 2021 pukul 20.00 Wita, dikenal periang oleh temannya.

Saksi yang juga teman dekatnya yakni Nur Fitriani (21) menyebut SEBRH sosok yang periang.

"Iya orangnya (SEBRH) ceria," ujar Nur dihubungi Tribun Bali terpisah, Sabtu 27 Maret 2021 pagi.

Dalam keterangannya, Nur menyampaikan, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, ia masih berkomunikasi dan masih menemani SEBRH membeli air galon di dekat tempat kos mereka pada Kamis 25 Maret 2021.

Baca juga: Diduga Karena Terlilit Hutang Online, Perempuan Ini Nekat Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Wanita 20 Tahunan Ditemukan Gantung Diri di Denpasar

Baca juga: Diduga karena Miliki Sakit Menahun, Wayan K Ditemukan Gantung Diri di Garasi Mobilnya

"Sehari sebelum dia meninggal, dia masih baik-baik aja. Dia siang masih ambil air galon sama saya, terus sorenya dia masih keluar sama temannya juga," cerita Nur kepada Tribun Bali.

Dalam percakapan terpisahnya, Nur mengatakan, selain dikenal ceria, SEBRH juga memiliki kepribadian yang tertutup.

Namun disinggung mengenai masalah yang dialami SEBRH, Nur tidak begitu banyak mengetahui mengingat korban dikenal tertutup.

Meskipun diketahui Nur dan SEBRH merupakan teman seprofesi di salah satu perusahaan di wilayah Kota Denpasar.

"Dia memang tertutup orangnya. Gak ada cerita dia. Terakhir saya komunikasi, kalau gak salah jam 10.30 malam pas hari Kamis. Iya masih baik-baik aja," tambahnya.

Mengenai kejadian ini, Nur mengaku syok setelah mengetahui SEBRH nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Sebelumnya, Nur yang saat itu bersama temannya bernama Sarina datang ke tempat korban dan hendak mengajak bermain bersama pada Jumat 26 Maret 2021.

Namun saat berada di depan kos, saksi kaget melihat ada bayangan dari jendela kamar kos korban seperti ada orang yang tergantung.

Bahkan diterangkan saksi lainnya Amir Ruloh dan Agus Pratama (37), saat kejadian mereka mendengar suara minta tolong dari lantai dua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved