Breaking News:

Berita Tabanan

6 Bulan Kumpulkan Sampah 50 Ton di Sungai, Rencana Pasang Trash Barrier di 100 Titik di Bali 

Sebuah komunitas peduli lingkungan bernama Sungai Wacth kini tengah fokus mengedukasi serta menangani permasalahan sampah khususnya di aliran air

Istimewa
Sejumlah kegiatan pembersihan dan perlindungan sampah oleh relawan di sungai wilayah Desa Kelating Tabanan belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebuah komunitas peduli lingkungan bernama Sungai Wacth kini tengah fokus mengedukasi serta menangani permasalahan sampah khususnya di aliran air seperti sungai di Bali.

Mereka menggerakkan program pembersihan dan perlindungan sampah.

Salah satu wilayah yang menjadi fokus utamannya adalah Kabupaten Tabanan.

Bahkan, sejak Agustus 2020 lalu telah terpasang sebanyak 32 jaring sampah dan berhasil mengumpulkan sampah seberat 50 ton.   

Cara mereka menggerakkan program ini adalah dengan melibatkan komunitas lain, relawan, serta masyarakat yang masih peduli.

Adalah satu contohnya dengan pembersihan sungai, serta juga memasang penghalang sampah atau trash barrier

Baca juga: BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan JKM dan JHT, Bupati Tabanan Apresiasi Kepedulian BPJAMSOSTEK

Baca juga: Gelapkan Donasi untuk Warga Miskin di Tabanan, INA, Oknum Satgas Covid-19 Dijebloskan ke Tahanan

Saat ini kita sudah memasang 32 jaring sampah di wilayah Badung dan Tabanan.

"Sementara masih lebih dominan di wilayah Badung yang terpasang," kata Projects Manager Sungai Wacth, Nola Monica saat dimintai keterangan, Jumat 26 Maret 2021 kemarin. 

Dia menyebutkan, khusus untuk Tabanan Sungai Wacth kini sudah memasang sejumlah jaring sampah atau trash barrier.

Di antaranta di wilayah Beraban, Bengkel, dan Belalang di Kecamatan Kediri.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved