Breaking News:

Kesehatan

Saat Si Kecil Mengalami Terlambat Bicara, Berikut 3 Hal yang Harus Dilakukan

Ada kalanya anak mengalami terlambat bicara sehingga banyak orangtua merasa khawatir.

Gambar oleh ????????? ???? dari Pixabay
Foto ilustrasi ibu dan anak sedang berbicara 

TRIBUN-BALI.COM - Pasangan yang baru saja memiliki buah hati pasti merasa bahagia ketika si kecil mengucapkan kata pertamanya.

Namun, ada kalanya anak mengalami terlambat bicara sehingga banyak orangtua merasa khawatir.

Terapis wicara Jaime Richmond Buran menyarankan orangtua untuk melakukan pemeriksaan jika sang anak belum bisa berbicara.

"Semakin awal kami mendiagnosis gangguan bicara, semakin sedikit pengaruhnya terhadap kesejahteraan akademik dan sosial anak Anda," ucapnya.

Baca juga: UPDATE: Tindakan Operasi Bayi Kelainan Usus di Buleleng Tunggu Kondisi Kesehatannya Stabil

Baca juga: Demi Kesehatan Mental, Yuk Unfollow 5 Tipe Orang Ini di Medsos

Baca juga: Dukung Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Anggota DPRD Bali Sebut Kesehatan Anak yang Utama

Terlalu lama mengambil tindakan akan mempersulit anak untuk mengejar ketertinggalan mereka dengan teman sebayanya.

Jika anak Anda mengalami gangguan bicara, berikut tiga hal yang bisa Anda lakukan:

1. Periksa perkembangan verbal anak

Menurut Buran, anak-anak harus bisa mengucapkan 't,' 'd,' 'n', dan beberapa konsonan lainnya saat berusia tiga tahun.

“Orangtua atau pengasuh, harus mampu memahami 75 persen dari apa yang dikatakan anak.

Pada usia 5 tahun, anak-anak harus dapat mengucapkan sebagian besar suara," ucapnya.

Halaman
123
Editor: I Made Dwi Suputra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved