Breaking News:

Bisnis

Belajar Otodidak Lewat YouTube, Kini Nyoman Adi Jadikan Hang Drum Peluang Bisnis yang Menguntungkan

Terhitung sejak tahun 2015 lalu, I Nyoman Adi Suardita telah menekuni pembuatan pembuatan Hang Drum, sebuah alat musik yang berasal dari Swiss

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Karsiani Putri
I Nyoman Adi Suardita ketika tengah menunjukkan cara memainkan Hang Drum, sebuah alat musik yang berasal dari Swiss 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Terhitung sejak tahun 2015 lalu, I Nyoman Adi Suardita telah menekuni pembuatan pembuatan Hang Drum, sebuah alat musik yang berasal dari Swiss.

Kurang lebih selama 1,5 tahun dirinya mempelajari pembuatan Hang Drum melalui sosial media khususnya YouTube.

Dalam proses produksinya tersebut, dirinya juga mempelajari cara memainkan alat musik tersebut hingga akhirnya kini, Ia telah mahir dan sering kali menghadirkan kelas kursus dalam memainkan Hang Drum.

"Saya sangat menyukai melodi dan alat musik ini sangat bermelodi, sangat sendu dan healing.

Baca juga: Ketua PHDI Bali Sayangkan Kasus Hukum yang Timpa Pemuka Agama hingga Ucapan Kurang Pantas di Medsos

Ketika dimainkan juga sangat menenangkan dan tidak ribet ketika mau dibawa kemana-mana atau ketika traveling," ujar pria yang sering disapa Nyoman tersebut.

Menurutnya, Hang Drum memiliki perpaduan suara dari alat musik Udu, Gatam, Steel Pan dan juga Gamelan.

Melodi dari perpaduan empat alat musik tersebutlah yang kemudian tercipta di Hang Drum sehingga ketika dimainkan akan menghasilkan  melodi yang menurut Nyoman adalah melodi yang perkusif.

Pria kelahiran tanggal 22 Agustus 1989 tersebut mengaku bahwa sejak tahun 2015 hingga kini dirinya telah memproduksi kurang lebih sebanyak 150 Hang Drum yang Ia produksi di rumahnya yang berlokasi di Bangli, Bali.

"Ada tiga material berbeda dalam pembuatannya dan kualitas material ini tentunya  berpengaruh kepada suara yang dihasilkan nantinya," kata Nyoman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved