Breaking News:

Sponsored Content

Buka Musrenbang Badung 2022, Giri Prasta Ingatkan Agar Program Kegiatan Berdasar Priority & Urgency

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengingatkan agar pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Adi Arnawa disaat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Badung di Puspem Badung, Senin (29/3/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengingatkan agar pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Badung tahun 2022 dalam hal pembahasan usulan dan program kegiatan ditentukan berdasarkan skala prioritas dan mendesak.

Hal itu ditegaskan Bupati Giri Prasta saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Senin 29 Maret 2021.

"Terkait dengan usulan agar dipikirkan dengan baik dalam sidang kelompok berdasarkan priority dan urgency. Jangan keluar dari Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.  Pemikiran kita tetap dari hulu, tengah dan hilir. Prinsip kita bagaimana ada input, bagaimana ada proses dan bagaimana ada output," tegas

Pembukaan Musrenbang yang ditandai dengan pemukulan gong ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD I Putu Parwata, Forkopimda Kabupaten Badung, Sekda I Wayan Adi Arnawa, Ketua TP PKK Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa serta OPD di lingkungan Pemkab Badung.

Baca juga: Diduga Karena Ada Gas Metana, Tumpukan Sampah di TPST Mengwitani Badung Terbakar

Pada kesempatan itu Giri Prasta juga  menyampaikan RKPD ini merupakan tahapan setelah sebelumnya melalui tahapan musrenbang di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan.

"Hari ini kita melakukan RKPD yang merupakan langkah Kabupaten Badung berproses untuk melaksanakan RPJMD Semesta Berencana 2021-2026 setelah sebelumnya kita sudah melewati proses di desa, kecamatan dan sekarang di Kabupaten," ujarnya seraya menambahkan nantinya RKPD setelah mendapatkan rekomendasi akan ditetapkan menjadi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) selanjutnya baru menyusun RAPBD tahun 2022 yang akan dibahas dengan DPRD Kabupaten Badung untuk ditetapkan menjadi APBD.

Berbicara RPJMD Semesta Berencana 2021-2026 menurut Bupati harus mengadopsi sepenuhnya berkenaan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung terpilih I Nyoman Giri Prasta dengan I Ketut Suiasa yang nantinya dijabarkan dan diimplementasikan oleh Organisasi Perangkat Daerah.

"Saya yakin OPD  dan TAPD mampu menjabarkan ini.

Kita harus cerdas dan cermat dalam menyikapi hal ini.

Pemimpin tanpa sikap cerdas tidak akan bisa melakukan inovasi," tegasnya

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved