Breaking News:

Berita Buleleng

Kronologi Penemuan Mayat Mintaning oleh Keponakannya, Curiga lalu Masuk Rumah dengan Panjat Pagar

Kadek Ayu Yudiani (30) mengaku tidak menyangka jika bibinya,  Ketut Mintaning meninggal dunia dangan kondisi cukup mengenaskan.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kadek Ayu Yudiani menuturkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan, Senin (29/3/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kadek Ayu Yudiani (30) mengaku tidak menyangka jika bibinya,  Ketut Mintaning meninggal dunia dangan kondisi cukup mengenaskan.

Pasalnya, Yudiani mendapati sang bibi tergeletak di depan kamarnya, dengan kondisi telah meninggal dunia, tangan terikat ke belakang, serta bagian mulutnya tersumpal kain.

Ditemui di TKP, Yudiani menuturkan, dirinya mulanya ditelepon oleh tetangga korban bernama Luh Janten, yang mengabarkan jika sang bibi tidak kelihatan sejak Minggu kemarin. Warungnya juga tutup.

Khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, Luh Janten pun meminta Yudiani untuk mengecek korban di rumahnya.

Baca juga: UPDATE: Jenazah Ketut Mintaning Rencananya Diautopsi Besok di RSUD Buleleng

Usai menerima telepon itu, Yudiani pun mencoba mendatangi rumah korban.

Ia mencoba memanggil korban dari luar, namun tak kunjung ada respons.

Hingga akhirnya Yudiani ditemani Luh Janten serta anak  Luh Janten bernama Gede Mas Budiasa mencoba memanjat pagar , lalu masuk ke dalam rumah.

Betapa terkejutnya Yudiani saat melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di depan kamarnya, dengan kondisi tangan terikat kain selendang, serta mulut tersumpal kain.

Bagian perutnya juga bengkak, serta ada bercak darah di bagian wajahnya.

Atas temuan itu, Yudiani pun bergegas melapor ke Mapolsek Kota Singaraja.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved