Breaking News:

Berita Bali

Perkara Penguasaan Aset Negara di Tabanan, Kejati Bali Periksa 14 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

para tersangka menguasai aset tanah tersebut dengan membangun kos-kosan serta toko yang kemudian disewakan.

Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca menetapkan 6 orang tersangka terkait tindak pidana korupsi terhadap aset negara, berupa tanah kantor Kejari Tabanan, penyidik jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali telah memeriksa belasan saksi, juga beberapa ahli untuk dimintai keterangan.

Diketahui, 6 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka inisial WS, NM, NS, IKG, PM dan MK.

Dalam perkara ini, para tersangka menguasai aset tanah tersebut dengan membangun kos-kosan serta toko yang kemudian disewakan.

"Penyidik telah memeriksa 14 orang saksi dari kurang lebih 18 orang yang akan dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca juga: Kuasai Aset Tanah Kejari Tabanan, Penyidik Kejati Bali Tetapkan Enam Tersangka

 Penyidik juga telah melakukan permintaan keterangan 3 orang ahli, dan dimungkinkan adanya ahli lain yang akan dimintai keterangan," terang Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto, Senin, 29 Maret 2021.

Diberitakan sebelumnya, pihak Kejati Bali melakukan penyelidikan sejak akhir tahun 2020 terhadap tanah aset kantor Kejari Tabanan.

Langkah persuasif telah dilakukan sebelumnya agar para pelaku menyerahkan tanah tersebut ke Kejari Tabanan.

Namun upaya tersebut tidak diindahkan.

 Justru mereka tetap menguasai dan membuat bangunan-bangunan toko dan kos-kosan di tanah tersebut.

Awalnya Kejari Tabanan memiliki aset berupa tanah kantor yang perolehannya dengan status hak pakai dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia Cq. Kejaksaan Tinggi Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved