Breaking News:

Sponsored Content

Pulihkan Ekonomi Masyarakat Desa Akibat Pandemi, Bupati Badung Pimpin Rakor Dengan Perbekel & Sekdes

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melaksanakan rapat koordinasi dengan perbekel dan sekdes se-Kabupaten Badung

Istimewa
Bupati Giri Prasta didampingi Wabup Suiasa, Sekda Adi Arnawa saat melaksanakan rapat koordinasi dengan perbekel dan sekdes se-Kabupaten Badung di Puspem Badung, Sabtu 27 Maret 2021 - Pulihkan Ekonomi Masyarakat Desa Akibat Pandemi, Bupati Badung Pimpin Rakor Dengan Perbekel & Sekdes 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat desa yang ada di wilayah Kabupaten Badung akibat dampak pandemi Covid-19, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Sekda I Wayan Adi Arnawa melaksanakan rapat koordinasi dengan perbekel dan sekdes se-Kabupaten Badung bertempat di Ruang Kerta Gosana Puspem Badung, Bali, pada Sabtu 27 Maret 2021 lalu.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Badung Ni Luh Suryaniti, Kepala Bappeda Made Wira Darmaja, Kepala Bapenda Made Sutama, Kepala Dinas PMD Komang Budhi Argawa, Kabag Hukum AA. Asteya Yudhya serta camat se-Kabupaten Badung.

Bupati Giri Prasta dalam direktifnya menyampaikan pengelolaan dana desa pada tahun 2021 agar difokuskan pada 2 prioritas.

Pertama adalah pemulihan ekonomi, di mana dana desa agar digunakan untuk membentuk, mengembangkan, dan merevitalisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Baca juga: Hadiri Karya di Pura Begawan Penyarikan, Bupati Badung Apresiasi Semangat Krama Laksanakan Yadnya

Baca juga: Pasangan Giriasa Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Badung

Baca juga: Bupati Badung Akan Memberikan Reward & Bantuan Dana Pada Desa yang Berhasil Menerapkan Desa Digital

Selain itu, melaksanakan pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, maupun pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

"Kami Pemerintah Kabupaten Badung tidak mau hanya menerbitkan imbauan dan aturan saja kepada masyarakat. Tapi kami berupaya memberikan solusi untuk mengatasi kondisi ini. Untuk itulah hari ini kami mengundang seluruh perbekel dan sekdes di Badung, untuk menyamakan interpretasi mencari solusi bersama," ujarnya.

Giri Prasta juga menginginkan ada percepatan di bidang digitalisasi ekonomi di setiap desa yang ada di Badung supaya produk unggulan desa dapat diekspos dan terkoneksi dengan pembeli/off taker, sehingga masyarakat desa mendapat fasilitas penjualan secara daring.

Seperti dicontohkan Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal memiliki potensi di bidang UKM khususnya dalam pembuatan genteng.

Untuk itu pihaknya berupaya mendorong masyarakat yang membutuhkan genteng agar membeli produk UKM masyarakat Darmasaba sehingga perekonomian desa menjadi berputar.

"Mari bergerak memetakan dan menggali potensi yang ada di 46 desa, utamanya dalam pengembangan usaha ekonomi produktif untuk membangkitkan perekonomian masyarakat. Dengan desa yang mandiri akan mewujudkan Kabupaten Badung yang berdikari," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD, Komang Budhi Argawa dalam laporannya mengatakan, rapat koordinasi ini diinisiasi oleh Dinas PMD bersama Forum Perbekel se-Badung guna mendapatkan direktif dari Bupati Badung berkenaan dengan situasi yang ada saat ini, di mana ada penurunan ekonomi sampai di tingkat desa akibat dampak dari pandemi Covid-19.

"Melalui rapat ini Bapak Bupati dimohon memberikan arahan kepada perbekel, berkenaan dengan pengelolaan pemerintahan desa di tahun 2021 ini," katanya.(*).

Kumpulan Artikel Badung

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved